Hot News

Bawaslu Maluku Ingatkan Parpol Hindari Injury Time

AMBON,MALUKU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku, mengingatkan partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2024 untuk tidak mendaftar di masa injury time atau pada hari-hari terakhir.

” Limit waktu yang disediakan, sesuai dengan pendaftaran dan pentahapan. Kurang lebih hanya berkisar dua hari saja dan sebisa mungkin kami sarankan parpol, menghindari injury time,” kata Anggota Bawaslu Maluku, Stevin Melay, di Kantor KPU Provinsi Maluku, Jumat (12/05/2023).

Pasalnya, hingga menjelang 3 hari penutupan, terpantau baru 3 parpol yang resmi mendaftar dan dinyatakan sah di KPU Maluku, yakni PKS, Nasdem dan PDI Perjuangan. Sementara berkas PAN dikembalikan karena masih terkendala.

Ia mengatakan, kita kan tidak tahu bisa saja human eror, trail and erorr terjadi dalam sistem. Kemudian, ini akan berimbas pada partai politik yang lain, mengingat limit waktu penutupan aplikasi pada pukul 16:00.

” Kemudian, ada parpol yang mendaftar, terjadi di injury time dan sistem sudah tertutup secara otomatis. Nah, kalau kesempatan memperbaiki agak sulit, apalagi di waktu-waktu akhir,” terangnya.

Berkaca pada permasalahan yang dialami PDI Perjuangan kemarin, dimana dokumen pengajuannya sudah lengkap namun di sipol ada yang kurang satu lembar terlewatkan.

Dirinya menuturkan, KPU memberikan kesempatan kepada DPD untuk memperbaiki. Dimana, dapil I ada 3 bakal calon dalam 1 lembar yang terlewatkan untuk di upload.

” Dan setelah KPU melakukan pengecekan di sipol terdapat kekurangan sehingga diberikan kesempatan kepada DPD untuk memperbaiki apa yang ada di sipol agar disamakan dengan dokumen yang dibawakan,” ujarnya.

Waktu perbaikan diberikan dan kemudian DPD meminta untuk kembali mengajukan, ternyata dalam proses pengajuan terjadi trail and erorr.

” Ini kan by sistem tetapi ada time limit. Ada waktu dimana pukul 16:00 sistem tidak lagi bisa mengeluarkan berita acara, sehingga KPU menyampaikan kepada DPD untuk mengembalikan berkas untuk di lakukan penyelarasan pada esok hari,” tukasnya.

Dalam masa pengajuan bakal calon, tambahnya, kami memandang proses ini masih berjalan dengan baik dan normal, baik itu terhadap bakal calon Anggota DPD RI, maupun juga partai politik. Artinya, masih dalam ranah PKPU Nomor 10. Dalam proses pengajuan bakal calon anggota DPRD Provinsi, ada 2 hal yang akan dipastikan.

” Keabsahan dokumen pengajuan dan keabsahan dokumen calon. Nah, kemarin ada kejadian trail and erorr pada sistem, yang dialami dari teman- teman PDI Perjuangan dan KPU, memberikan ruang sesuai perintah PKPU. Jadi, tidak ada lex spesialis untuk parpol,” pungkas Melay. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top