Agama

Polemik Kontingen Pesparani SBB, Turaya Desak Kesra Jelaskan ke Penjabat Bupati

Turaya Samal - Anggota sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Maluku

AMBON,MALUKU – Kontingen Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) asal Seram Bagian Barat (SBB), terancam batal mengikuti perhelatan event regional yang bakal dihelat di Kota Tual pada 24-30 September 2022 mendatang.

Pasalnya, koordinasi dari Ketua LPK3 maupun Pastor Paroki setempat, ditolak mentah-mentah oleh Penjabat Bupati SBB, Andi Chandra As’aduddin, dengan dalil tak paham. Padahal, anggaran tersedia di Biro Kesra pemkab SBB, sebanyak Rp 200 juta dan secara periodik digelontorkan melalui APBD.

Menyikapi berita yang sedang hangat tersebut, Turaya Samal, Legislator daerah pemilihan SBB yang dihubungi INTIM NEWS, Senin (12/09/2022), melalui sambungan telepon selular, menyayangkan kinerja Biro Kesra dalam lambannya mengakomodir event keagamaan tersebut.

” Seharusnya, dari bagian Kesra kabupaten SBB melalui Kepala Bidang (Kabid) dapat menjelaskan kepada Penjabat Bupati, alokasi dan peruntukan anggaran yang telah digelontorkan lewat persetujuan APBD 2021,” sesal Samal.

Menurutnya, ini event regional yang diikuti oleh 11 kabupaten/kota di Maluku, SBB harus ada perwakilan walau satu atau dua, difasilitasi dengan kapal laut saja jika terbatas anggaran.

” Jangan sampai kita kehilangan muka. Jika event ini tidak di akomodir, konsekuensinya juga akan berimbas ke MTQ dan Pesparawi,” tegasnya dengan nada kecewa.

Untuk itu, dirinya mengimbau bagian Kesra pemkab SBB agar dapat segera menjelaskan kepada Penjabat Bupati agar nantinya tidak salah paham dan polemik ini makin melebar.

” Kinerja Kesra harus lebih maksimal, jangan sampai imbasnya masyarakat bakal pertanyakan kemana anggaran tersebut digunakan, jangan sampai ada anggapan miring,” tandas Srikandi yang menjadi Ketua Fraksi PKS DPRD tersebut. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top