Hot News

Ketua Komisi I Apresiasi Kepedulian Pemkab Malra

AMBON,MALUKU – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku,Amir Rumra bersama Bupati Maluku Tenggara (Malra) Muhamad Thaher Hanubun, menjenguk pasien Julianus Ngoranubun, warga Ohoi Ohoidertutu Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, yang dirawat di RSUP dr.J.Leimena, Kota Ambon, Rabu (03/08/2022).

Amir Rumra memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten (pemkab) Maluku Tenggara yang peduli terhadap nasib pasien dan keluarga pasien.

“ Apresiasi yang luar biasa kepada pemerintah daerah, terutama kepada bapak Bupati Maluku Tenggara yang punya perhatian dan sungguh-sungguh peduli terhadap korban dan keluarga,” ungkap Amir Rumra.

Sebagai wakil rakyat sekaligus sebagai warga Pulau Kei, dirinya turut merasakan penderitaan dan prihatin terhadap keadaan yang di alami korban dan keluarga.

Dia berharap, dengan pelayanan kesehatan yang optimal di RSUP dr.Johannes Leimena, Kota Ambon serta dukungan doa semua pihak, maka Julianus Ngoranubun secepatanya bisa sembuh dan kembali bertemu dengan keluarga besar di kampung halaman Ohoidertutu, Malra.

“ Semoga dengan kehadiran Beta dan Pak Bupati Hanubun,dapat memberikan semangat kepada korban dan keluarganya. Semoga cepat sembuh. Istri, anak-anak dan keluarga bersabar, mohon kesabarannya dan tetap dukung dalam doa” pintanya.

Amir Rumra imbau warga di Malra, khususnya masyarakat Pulau Kei agar senantiasa merawat serta meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam semangat Ain Ni Ain.

“ Sekalipun terjadi persoalan ditengah-tengah kehidupan masyarakat, hendaknya diselesaikan secara damai dan kekeluargaan dalam falsafah vuut ain mehe ni ngifun dan manut ain mehe ni tilur,” ajak legislator PKS ini.

Rumra menerangkan, Hukum Larvul Ngabal dan semangat Ain Ni Ain merupakan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat pulau Kei, sehingga harus dimaknai dalam setiap dinamika pembangunan serta  kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Berbagai jenis kearifan lokal di Pulau Kei  telah menjadi asset berharga untuk tetap dilestarikan di era milenial, sebagai pemersatu sesama anak bangsa yang mendiami bumi Larvul Ngabal.

“ Kearifan lokal harus terpelihara, sehingga tidak terkikis oleh pesatnya modernisasi. Karena damai itu indah maka mari kita rajut persatuan dan kesatuan, dalam rangka membangun Maluku Tenggara dan  membangun Maluku demi tegaknya NKRI. Hari ini harus lebih baik dari kemarin dan esok harus lebih baik dari hari ini,” pesan Amir Rumra.  (soeat)

 

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top