Berita Parlemen

HUT Maluku Ke-77, Angka Kemiskinan Menurun

AMBON,MALUKU – Memasuki usia ke-77 tahun, tentu banyak capaian yang telah diraih provinsi Maluku, yang didapuk sebagai salah 1 provinsi tertua di Indonesia. Salah satunya, angka kemiskinan yang menurun drastis menurut salah satu survei.

Selain itu, pembangunan infrastruktur yang terlihat mulai digenjot di beberapa wilayah, mulai dari wilayah terluar seperti Kei Besar, kabupaten Maluku Tenggara (Malra), terpantau giat melakukan perbaikan konektivitas jalan maupun listrik dan air bersih.

Hal ini dibeberkan, Ketua Fraksi Pembangunan Bangsa DPRD Provinsi Maluku, Mumin Refra, Kamis (18/08/2022).

” Ada hiruk pikuk terkait dengan pimpinan daerah, pada level provinsi Maluku, pada setiap periodisasi. Memang kita dihadapkan dengan berbagai problem masalah tersendiri, itulah dinamika pemerintahan,” ungkap Refra.

Yang pertama, sebutnya, Maluku punya 11 kabupaten kota, dengan urgensi persoalan yang berbeda-beda, maka siapapun Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, telah memiliki kemauan dan tekad kuat yang tertuang dalam visi misi membangun Maluku, dalam segala bidang.

Untuk itu, akui Legislator Komisi I DPRD Maluku ini, menyambut HUT Provinsi Maluku ke-77 tahun, setiap kepemimpinan itu pasti mengalami peningkatan kualitas pembangunan dari berbagai segi.

” Pertumbuhan ekonomi di Maluku, saat ini masuk 4,21 persen. Meski kita dihadapkan dalam kondisi pendemi Covid-19  tetapi Maluku mengalami pertumbuhan ekonomi yang luar biasa,” bebernya lagi.

Dirinya menerangkan, begitu juga laju penurunan angka kemiskinan ditingkat desa dan perkotaan, di tingkat desa itu kurang lebih sekitar 3, 46 persen. Kemudian di wilayah perkotaan, kemiskinan mengalami penurunan sebanyak 6,13 persen.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan, menurut Refra,  dari hasil kerja keras seluruh unsur, baik pemerintah daerah dan seluruh elemen-elemen lain.

” Capaian ini, hendaknya kita pertahankan. Kita berharap, kerjasama yang erat ini membuat seluruh elemen difungsikan dengan baik. Ini perlu ditingkatkan lagi,” ajaknya.

Oleh karena itu, harap dia, pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan yang menggembirakan ini, sepantasnya diperlukan penanganan intensif dari seluruh elemen pemerintah provinsi Maluku dan kabupaten kota. Ini sebuah kebutuhan penting dalam pengelolaan pemerintahan.

” Sisi stabilitas politik dan keamanan berjalan dengan baik, kearifan lokal dijaga dan menjadi kekuatan kita, untuk menggalakan seluruh potensi-potensi yang kita miliki, sebagai wujud dari rasa keterpanggilan kita membangun Maluku, secara bersama-sama,” ucap Refra.

Dan kita berharap, tuturnya lagi, evaluasi 77 tahun Provinsi Maluku ini ada regulasi kebijakan nasional dari pemerintah pusat terhadap Maluku, dalam otoritas pemerintah. Kita berharap, ke depan pemerintah pusat, mewujudkan janji-janji secara baik.

Dirinya mencontohkan, janji Maluku dijadikan Lumbung Ikan Nasional (LIN), Ambon New Port (ANP). Dia berharap dapat diwujudkan, sehingga menjawab apa yang digantikan oleh masyarakat.

Meskipun, sebut Refra, beberapa kali dilanda musibah gempa, cuaca ekstrem yang tentunya mengakibatkan kerusakan infrastruktur, namun dapat tertangani dengan baik lewat sentuhan koordinasi antar dinas dan balai, hingga konektivitas distribusi ekonomi bisa berjalan lancar.

” Yang memukau kita adalah, penurunan angka kemiskinan. Baik di 2021 maupun 2022. Kemudian, pertumbuhan ekonomi itu diatas 4 persen. Itu sangat memukau hati kita,” akuinya.

Bahkan, ingat dia, ditengah  provinsi-provinsi lain mengalami stagnasi pertumbuhan ekonomi dan  kemiskinan, provinsi Maluku justru ekonominya mengalami peningkatan dan kemiskinan menurun.

” Kita menjaga ketahanan ekonomi kita dan kita harus apresiasi kepada pemerintah provinsi Maluku, untuk terus mengalahkan seluruh potensi, lakukan terobosan dan inovasi agar menguatkan sebuah prinsip untuk terus kokoh membangun Maluku,” jelasnya

Karenanya, Refra  berharap, Maluku dibawah kepemimpinan Murad Ismail-Barnabas Orno, terus menggalakan seluruh potensi yang ada dan menjadi 1 kekuatan yang kokoh untuk bersama rakyat dalam mengisi kelanjutan  pembangunan. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top