Ekonomi

Kontraktor Proyek Jembatan Dipul-Tettoat Mandek Kerja Lagi

Dokumentasi Pihak Bina Marga, Dinas PU Maluku

AMBON,MALUKU – Menurut aduan warga yang bermukim di kecamatan Hoat Sorbay, Kabupaten Maluku Tenggara, sudah lebih dari 3 minggu proyek lanjutan pembangunan jembatan Dian Pulau (Dipul) -Tetoatt terhenti/ mandek dan ditinggalkan pekerja begitu saja.

Kepada INTIM NEWS, Uchu, salah 1 warga via pesan privasi,  Minggu (26/06/2022) mengadukan hal tersebut.

” Sudah tiga minggu ini, pekerjaan tidak jalan. Padahal sisa cekungan kiri kanan saja, sudah tasambung. Tiga minggu kemarin beta lewat, dong ada di atas jembatan tapi seng tau dong ada kerja ka seng,” beber Uchu dengan nada kesal gunakan bahasa sehari-harinya karena sering melihat kondisi jembatan tersebut.

Lebih lanjut tuturnya, kalau pekerja dan alat berat ada di lokasi. Hanya tidak ada aktifitas. Cekungan di atas juga belum tersambung. Sejauh ini, belum ada kemajuan dalam pekerjaan di sana.

Hasil Dokumentasi Warga Sekitar Jembatan Dipul – Tetoatt

Kekesalan warga beralasan, proyek yang mangkrak sejak 2019 dengan alasan kehabisan anggaran ini, sudah terhenti selama 4 tahun. Warga dibebani biaya penyebrangan yang tinggi.

Selain itu, ditambah ketidakpercayaan kepada kontraktor pelaksana sebelumnya, PT. Wira Karsa, konstruksi yang meninggalkan pekerjaan tanpa menyelesaikan erection walau anggaran pengerjaan di 2019, telah cair 100 persen.

Kepada INTIM NEWS, warga sekitar berharap, di tahun 2022 lewat sentuhan DAU 2022 dan dikerjakan oleh kontraktor yang sama lewat CV. Yofenssa bisa rampung, sesuai waktu yang ditentukan.

Sementara itu, Kontraktor yang bersangkutan ketika dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp, hanya membaca dan tanpa respon sama sekali. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top