Ekonomi

FPMK Nihil Anggaran, Bupati Malra :   Maluku Harus Dilihat Secara Utuh

AMBON,MALUKU – Even lokal tahunan daerah Maluku Tenggara (Malra), yakni, Festival Pesona Meti Kei (FPMK), resmi masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara 2021 khususnya pada program dari Kemenparekraf untuk menggerakkan roda perekonomian di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Namun nyatanya, tidak pernah dilirik pemerintah provinsi (pemprov) Maluku.

Padahal, potensi pariwisata potensial berada di wilayah Malra, dengan kekayaan pantai yang masih alami, bahkan pantai pasir panjang dikukuhkan sebagai pasir terhalus di dunia. Tetapi, minim perhatian dari pemprov maupun dinas terkait.

” Potensi pariwisata potensial ada di Malra. Oleh sebab itu, Maluku harus dilihat secara utuh, jangan hanya pada wilayah-wilayah tertentu saja,” ungkap Bupati Malra Thaher Hanubun, Kepada INTIM NEWS, Selasa (24/05/2022), di Ambon.

Bahkan, bebernya, Ohoi Ngilngof di dapuk sebagai Juara I untuk kategori Desa Wisata Maju dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 (ADWI), yang menembus 50 besar ADWI 2021 yang diikuti oleh 1.831 desa dari seluruh Indonesia. Kenyataannya, tidak diperhatikan oleh pemprov maupun dinas pariwisata provinsi Maluku.

Selain itu, dirinya mengakui, FPMK memiliki kontribusi besar bagi potensi wisata dan wisatawan yang akan datang bertandang ke Maluku, gaungnya berskala Nasional.

” Oleh sebab itu, perlu adanya pemerataan penganggaran ke kabupaten kota di Maluku, lebih utama ke wilayah yang mempunyai potensi pariwisata karena Maluku punya 11 kabupaten kota, bukan cuma kota Ambon dan Maluku Tengah yang mendapat banyak intervensi anggaran,” sebut Bupati.

Di kesempatan yang sama, Bupati juga berterima kasih kepada Gubernur Maluku selaku wakil pemerintah pusat di daerah karena turut membantu rekomendasi daerah di pusat.

” Saya tertolong dengan rekomendasi Gubernur Maluku Murad Ismail, yang secara aktif membantu rekomendasi daerah di pusat, sehingga seluruh urusan berjalan dengan lancar. Apa yang dapat dibantu provinsi dibantu, paling tidak dinas terkait harus memperhatikan juga,” harap dan pintanya. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top