Berita Parlemen

Hurasan Minta Nasib Guru Honorer Diperhatikan

AMBON,MALUKU – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) provinsi Maluku, bersama kepala sekolah (Kepsek) terkait, agar bisa memperhatikan nasib guru honorer apabila gagal mengikuti seleksi guru kontrak dan P3K.

” Guru LO menunaikan pengabdian sudah melebihi 10 tahun, patut di akomodir dalam SK penugasan, mengingat perjuangan dan dedikasinya sangat luar biasa, pengalaman dan ilmu yang mereka salurkan kepada anak didik, patut untuk di ganjar yang setimpal oleh negara,” ungkap Hurasan, Kamis (10/03/2022).

Menurutnya, jika guru-guru tersebut gagal mengikuti seleksi guru kontrak dan P3K, Disdikbud wajib mencari alternatif serta memberi amanah bagi guru penugasan.

“ Kami akan mendorong, untuk persoalan teknisnya ada pada Dinas dan Kepala sekolah, akan tetapi perihal ini akan kami kawal,” sebut legislator besutan PKB ini.

Mengenai format guru penugasan, Hurasan menjabarkan, gaji guru penugasan bervariasi karena disesuaikan dengan kemampuan dana BOS, yang berdasarkan kapasitas atau jumlah siswa pada sekolah, misalnya, apabila jumlah siswa melampaui 300, tandanya dana alokasinya besar,” pungkasnya. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top