Berita Parlemen

ANP dan LIN Terancam Batal, Barends : Maluku Bukan Masyarakat Kelas Dua

Mercy Barends - Anggota DPR RI

SAUMLAKI,MALUKU – Menurut visibility studi yang dilakukan beberapa waktu lalu, Ambon New Port (ANP) dan Lumbung Ikan Nasional (LIN), batal dibangun di pulau Ambon, dengan alasan terdapat gunung berapi aktif di dasar laut serta penyebaran ranjau-ranjau dari sisa Perang Dunia II di sekitar lokasi rencana pembangunan kedua program strategis nasional (PSN) tersebut.

Hal ini, memicu reaksi keras dari Mercy Barends, Legislator DPR RI besutan PDIP, kepada INTIM NEWS, usai menghadiri Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX tingkat Provinsi Maluku, di Saumlaki,Kamis (18/03/2022) malam.

” Maluku bukan masyarakat kelas dua. Kami akan memperjuangkan apa yang menjadi hak kami, jika daerah lain bisa mendapat perhatian yang sangat luarbiasa dari pemerintah pusat, mestinya kami juga di Maluku diperlakukan setara,” ungkap Barends.

Pasalnya akui Barends, PSN ini disampaikan secara langsung oleh Presiden Jokowi. Tentu saja menjadi tanggung jawab moral untuk kembali di pertegas kepada masyarakat Maluku.

Untuk itu, dirinya menegaskan, internal PDIP akan melakukan koordinasi terkait LIN Dan ANP. Selain itu, beberapa waktu lalu kami telah menggelar pertemuan yang menurut hemat kami tidak akan sampai disitu saja, masih ada lanjutan pertemuan, untuk memastikan PSN ini tidak terhenti.

Selain itu, Legislator DPR RI 2 periode ini kembali menyatakan, agar pemprov tidak hanya berpangku tangan, namun tetap melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pemerintah pusat.

” Secara internal, pemerintah provinsi juga harus melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pemerintah pusat, agar sinergi bisa terjalin dengan baik, hingga kepentingan mengawal kebijakan negara bisa terjalin dengan lancar. Jangan hanya diam dan menunggu inisiatif pusat,” tukas Politisi banteng merah tersebut.

Menurutnya, kami semua Anggota DPD dan DPR RI yang berada di Jakarta, juga akan melakukan upaya-upaya terbaik, sehingga memastikan program yang telah masuk dalam RPJM dan program prioritas nasional, bisa terimplementasi dengan baik. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top