Berita Parlemen

Trotoar Jadi Lapak, Rovik : Aset Provinsi Pajak dan Retribusi Dikelola Siapa

Rovik Affifudin - Anggota DPRD Maluku, Komisi III

AMBON,MALUKU – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Ambon, membangun ratusan lapak pedagang kaki lima, di trotoar sepanjang pantai Losari, Mardika, kota Ambon.

Tentunya, pembangunan lapak ini di atas aset dari pemerintah provinsi Maluku, yang dibangun menggunakan pinjaman dana SMI dengan semangat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Lantas, pengelolaan pajak dan retribusi dikelola siapa ??.

Kepada INTIM NEWS, Selasa (01/02/2022)
Rovik Afifudin, legislator asal dapil kota Ambon, menekankan hal tersebut.

” Lapak pedagang kaki lima, dibangun di atas fasilitas milik Pemprov Maluku. Kalau dibangun lapak disitu pasti ada konsekuensi pajak dan retribusi. Ini masuk dan di alokasikan kemana, siapa yang mengelola??,” heran Rovik.

Hal ini, jelas Rovik, karena fungsi trotoar tersebut dibangun dan ditujukan untuk memperindah, sekaligus sebagai area pejalan kaki, namun jika di alih fungsikan menjadi lapak pedagang kaki lima, kita akan minta klarifikasi dinas terkait, itu trotoar yang dibangun dengan APBD provinsi Maluku.

” Kita pun akan meminta penjelasan, sudah sejauh mana koordinasi dengan Pemkot Ambon, Disperindag kota Ambon terkait pengelolaan pajak dan retribusi pasar,” ujarnya.

Rovik di kesempatan yang sama, juga mempersoalkan terkait belum terealisasinya, perjanjian kerjasama (PKS) pengelolaan pasar antara Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon.

” Pasar Mardika merupakan aset pemerintah Provinsi Maluku. Hingga kini, belum ada perjanjian kerjasama. Itu aset provinsi yang bernilai ekonomi sehingga ada nilai yang masuk ke pemerintah provinsi. Lagian selama ini, pemerintah provinsi tidak menarik Pendapatan Asli daerah (PAD). Tidak bisa dipungkiri, jika pedagang adalah binaan Pemkot, namun harus ada sinergitas yang baik,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Ambon Jhon Slarmanat, ketika di hubungi INTIM NEWS via WhatsApp, tidak pernah membalas pesan untuk dikonfirmasi terkait hal ini. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top