Berita Parlemen

Trotoar Alih Fungsi Lapak PKL, Wenno : Rakyat Jangan Jadi Korban

AMBON,MALUKU – Pemerintah kota Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), membangun puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL), di trotoar pasar Mardika yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Pantauan INTIM NEWS, pembangunan ratusan lapak PKL tersebut, sama sekali tidak menyisakan ruang bagi pejalan kaki, sedangkan pada sisi bahu jalan digunakan sebagai tempat parkir mobil dan motor, tentunya besar kemungkinan potensi kecelakaan lalulintas.

Jantje Wenno - Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku asal Partai Perindo dapil Kota Ambon

Jantje Wenno – Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku asal Partai Perindo dapil Kota Ambon

Menanggapi hal tersebut, Legislator Maluku Dapil kota Ambon, yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku, kepada INTIM NEWS, Kamis (10/02/2022), menyesalkan langkah dari Pemkot Ambon.

” Saya kira, rakyat jangan menjadi korban atas kebijakan pembangunan lapak PKL, pada trotoar yang digagas pemerintah kota, dalam hal ini dinas teknis terkait karena itu pembangunan harus memperhatikan space bagi pejalan kaki,” ungkap Wenno.

IMG-20220210-WA0136

Selain itu Wenno menambahkan, apalagi sesungguhnya, Pemkot Ambon pernah membuat kebijakan untuk merelokasi PKL ke pasar transit Passo, namun tidak berjalan dengan baik, itu sama saja buang-buang uang.

IMG-20220210-WA0135

” Sesungguhnya, kebijakan memindahkan ke Passo itu sudah benar, sambil menunggu pembangunan pasar Mardika rampung, baru ditata lagi. Namun, jika begini adanya saya khawatir jangan sampai suatu saat, pasar rampung dan sudah bersih namun tetap masih ada yang berjualan di situ. Oleh karena itu, dengan situasi yang ada, kami merasa bahwa hak-hak rakyat harus diperhatikan oleh Pemkot,” pinta Legislator besutan Perindo ini. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top