Hot News

Komitmen Bangun Pendidikan di SBB, Bupati Akerina Keluarkan Ijin Operasional SMP 6 Pilar

AMBON,MALUKU – Komitmen membangun pendidikan, Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Timotius Akerina, ditunjukkan dengan mengeluarkan izin operasional SMP Negeri 6, di Dusun Pilar, Negeri Luhutuban, Kecamatan Kepulauan Manipa untuk berdiri sendiri.

Pasalnya, perjuangan untuk mendapatkan izin operasional, sudah cukup lama. Dimulai sejak masa kepemimpinan mantan Bupati Jacobus F Putileihalat, kemudian Penjabat Bupati SBB Ujir Halid hingga Almarhum Yasin Payapo belum juga terealisasi, namun baru kali ini, terjawab di masa kepemimpinan Timotius Akerina.

La Kadir Tomiwa, Korwil Pendidikan Kecamatan Manipa kepada INTIM NEWS, Selasa (25/01/2022) mengungkapkan, sudah sejak 11 tahun siswa di Luhutuban, kecamatan Kepulauan Manipa, kabupaten SBB, belajar dengan moda pembelajaran kelas jauh, salah satu alasan karena keterbatasan kursi (ruang kelas) atau jarak tempat tinggal siswa-siswi yang jauh.

Menurutnya, tentu kehadiran sekolah ini membawa angin segar bagi siswa usia produktif, dengan kehadiran SMP Negeri 6 Kecamatan Manipa tepatnya di Dusun Pilar, sesuai izin operasional yang dikeluarkan oleh Bupati SBB pada 22 Januari 2022.

IMG-20220125-WA0056

“ Kami merasa penantian terobati. Mewakili warga dan orang tua siswa, kami berterima kasih kepada Pak Bupati Timotius Akerina yang sudah mewujudkan harapan kami, termasuk juga Ketua Komisi III DPRD SBB Abu Silawane yang sudah banyak membantu kami, semoga Tuhan membalas semua kebaikan ini,” ungkap La Kadir.

Terkait bangunan, akuinya, untuk sementara masih menggunakan gedung seadanya hasil swadaya masyarakat dari tahun 1970 untuk SD Pilar, tetapi saat ini, SD sudah dibangun bangunan baru, sehingga SMP menggunakan bangunan yang lama.

Untuk kapasitas jumlah siswa, sebutnya, saat ini mencapai 50 orang, mereka berasal dari dusun Pilar, Pasir Putih, Pulau Luhu Kupele Jaya dan Dusun Uwe.

Di kesempatan berbeda, Ketua Komisi III DPRD SBT Abu Silawane, kepada media ini mengatakan, hanya ingin membantu masyarakat Dusun Pilar untuk memperjuangkan status sekolah itu. Namun yang terpenting, pendidikan di Kecamatan Manipa harus maju dan melahirkan sumber daya manusia yang baik ke depan.

Politisi Gerindra tersebut berharap, partisipasi warga untuk pengembangan pembangunan sekolah sangat diperlukan, sehingga aktivitas belajar mengajar bisa terus berjalan dengan baik. Sedangkan untuk tenaga pengajar, sumber daya manusia di Pilar cukup banyak, apalagi yang lulusan S1 guru, pasti dilibatkan sebagai anak daerah.

“ Hadirnya sekolah ini, diharapkan bisa menjadi spirit bagi siswa dan masyarakat tiga dusun itu, terlebih para siswa tetap semangat belajar, agar menjadi generasi Manipa yang cerdas ke depan. Terima kasih juga kepada Pak Bupati Timotius Akerina, atas perhatiannya kepada sekolah ini,” pungkas legislator 2 periode tersebut. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top