Berita Parlemen

Ada Kelompok Intimidasi Warga di Tamilouw

AMBON,MALUKU – Kapolres Malteng Rositah Umasugi, membeberkan beberapa fakta yang sebenarnya terjadi, menyikapi tudingan tokoh masyarakat negeri Tamilouw, Maluku Tengah, pasca konflik yang memakan korban luka-luka sebanyak 18 orang, di hadapan Kapolda Maluku dan Komisi I DPRD, Kamis (09/12/2021).

Menurut Kapolres, Di dalam negeri Tamilouw situasi yang terjadi saat ini tidak ada satu pun pejabat yang didengar, yang terjadi adalah intimidasi oleh sekelompok orang terhadap pejabat negeri dan ketua pemuda.

WhatsApp Image 2021-12-09 at 20.59.35(1)

Faktanya, ujar Kapolres, beberapa waktu lalu kelompok ini mengangkat sepihak ketua pemuda, menggantikan yang definitif, memaksa pejabat negeri menandatangani di bawah tekanan.

Pasca kejadian Tamilouw, sebut Kapolres, masyarakat dilarang pergi ke laut oleh sekelompok orang, masyarakat juga diwajibkan menyuplai bahan makanan.

“ Saya tidak tahu untuk tujuan apa namun mereka kelompok yang itu lah, kalau saya bilang untuk jihad namun saya bingung jihad untuk apa. Oleh sebab itu dari awal kita sudah berusaha persuasif, namun orang Tamilouw sudah tidak mau lagi mendengar polisi. Dengan demikian, apa kita harus tinggal diam dan membiarkan sekelompok orang ini bercokol di dalam Tamilouw dan menyengsarakan masyarakat semuanya,” bebernya. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top