Berita Parlemen

Paripurna, Andi Munaswir Minta Upah Guru Kontrak Setara UMP

Andi Munaswir - Anggota Komisi IV DPRD Maluku

AMBON,MALUKU – Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Andi Munaswir, Jumat (26/11/2021), meminta upah guru kontrak harus setara Upah Minimum Provinsi (UMP). Hal ini disampaikan Munaswir dalam rapat paripurna Penyampaian Nota Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2022, yang dihadiri Wakil Gubernur secara virtual bersama forkopimda Maluku.

” Upah guru kontrak harus Setara Upah Minimum Provinsi (UMP), ini sebagai kado dalam momentum Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2021, kemarin,” ingatnya, saat dikonfirmasi INTIM NEWS, Rabu (01/12/2021) di kantor DPRD.

Dirinya menilai, upah guru kontrak harus sesuai dengan UMP yakni Rp 2,6 juta. Upah guru kontrak masih berkisar Rp 1,5 juta, artinya masih jauh di bawah UMP. Jadi kami minta kenaikan upah guru kontrak dapat ditampung dalam APBD tahun 2022.

WhatsApp Image 2021-12-01 at 00.25.46

Terkait dengan guru kontrak, ungkap Ketua Fraksi Gerindra DPRD Maluku ini, di tahun 2020 dan sebelumnya mereka cuma dibayar sekitar Rp 1.015.000. Di tahun 2021, kita DPRD mendesak agar menaikan dan di tahun 2021 naik menjadi Rp 1,5 juta, atas desakan kami.

” Saat ini kita ingin desak lagi agar naik minimal 50 persen, idealnya harus UMP namun kemampuan keuangan kita belum memadai, belum sanggup jadi kita minta 50 persen,” bebernya.

Sekarang, sebut Munaswir, pemberlakuan guru P3K itu pembayarannya sekitar Rp 2,9  sampai Rp 3,2 juta. Jadi untuk guru honorer, kita  bersama Dinas Pendidikan juga harus bisa menyesuaikan untuk kesejahteraan mereka.

” Mereka ini kan di bilang produktif hadir terus di sekolah, mencerdaskan anak bangsa. Kalau ada pegawai pemerintah provinsi yang hadirnya tidak seberapa namun di gaji sesuai UMP, tentu juga ini berlaku bagi guru honorer,” pungkas legislator dapil Maluku Tengah tersebut. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top