Hiburan

KPID Maluku Gelar Monitoring Evaluasi Di Malteng

AMBON,MALUKU – Hari Jumat hingga Minggu pekan lalu, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Maluku, melakukan Monitoring Evaluasi (Monev), bimbingan teknis dan workshop penyiaran bagi Lembaga Penyiaran di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

WhatsApp Image 2021-10-12 at 17.50.44

Mutiara Watubun, Ketua KPID Maluku dalam rilisnya yang diterima INTIM NEWS, Senin (11/10/2021) menyatakan, monev di Malteng, KPID Maluku melibatkan Asosiasi TV Kabel (ICTA) Provinsi Maluku dan Pemerintah Desa, sebagai upaya membantu serta untuk memastikan setiap warga negara, terjamin haknya untuk mendapatkan informasi.

Hasil monev, sebut Mutiara, ada beberapa fakta yang didapati saat menggelar monev di Malteng, ada 14 TV kabel yang belum mengantongi Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP), namun tetap menarik iuran pelanggan.

WhatsApp Image 2021-10-12 at 17.50.41

” Maka, terhadap usaha yang belum mengantongi IPP, kami turun langsung memberikan bimtek terkait Proses Perijinan dan Pentingnya TV Kabel berijin,” beber Mutiara.

Selain itu, sebutnya, KPID mewajibkan untuk menghentikan siaran tv kabel sampai memiliki IPP sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2002 pasal 33 ayat 1 tentang penyiaran.

WhatsApp Image 2021-10-12 at 17.50.43

Menurutnya, sebagai upaya memenuhi informasi, pemerintah setempat dapat bekerjasama dengan lembaga penyiaran yang sudah mengantongi IPP baik itu radio dan tv kabel.

” Hal menarik lainnya ketika monev yang kita lakukan, kita jumpai juga, dalam kurun waktu satu bulan, salah satu stasiun TV di bawah naungan pemerintah pusat, di Masohi, tidak menyiarkan konten lokal secara free air atau dari antena biasa. Dan juga, masyarakat juga mengeluhkan kualitas siaran tv yang kurang jelas, serta siaran lokal tidak bisa dijangkau dengan antena biasa, dimana sebagian masyarakat
menyaksikan tayangan hanya melalui tv kabel.

WhatsApp Image 2021-10-12 at 17.50.45

” Oleh karena itu, untuk memberdayakan dan meningkatkan kualitas isi siaran lokal lembaga penyiaran lokal yang ada di Malteng, KPID Maluku melaksanakan workshop penyiaran bagi Lembaga Penyiaran Berlangganan (TV Kabel), Lembaga Penyiaran Swasta (Radio) dan Lembaga Penyiaran Publik (TVRI),” terang Mutiara. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top