Ekonomi

Bupati Malra Minta Dukungan Gubernur Maluku Terkait “Seaweed Estate”

AMBON,MALUKU – Salah 1 program strategis yang sementara di jajaki kabupaten Maluku Tenggara (Malra) bersama Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yaitu “Seaweed Estate” atau kawasan rumput laut terintegrasi pada 2022 mendatang.

Rumput Laut Yang Tumbuh di Perairan Maluku Tenggara

Rumput Laut Yang Tumbuh di Perairan Maluku Tenggara

Beberapa waktu lalu, Kemenko Marves bersama KKP, akademisi, dan UPT Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon, melakukan kunjungan sekaligus menyambangi beberapa Ohoi yang akan menjadi sentra produksi rumput laut di Malra.

Guna mensukseskan program tersebut, Bupati Malra Thaher Hanubun, meminta dukungan provinsi teristimewa Gubernur Maluku, Murad Ismail.

M. Thaher Hanubun - Bupati Maluku Tenggara

M. Thaher Hanubun – Bupati Maluku Tenggara

Kepada INTIM NEWS, Selasa (28/09/2021), Bupati menyatakan, untuk “Seaweed Estate” saya benar-benar meminta dukungan penuh dari pusat melalui Gubernur Maluku, bapak Murad Ismail, sekiranya dapat mendukung upaya pemerintah kabupaten Malra, yang telah mendapat lampu hijau dari Kemenko Marves.

” Gubernur Maluku telah berupaya, sehingga mega proyek Lumbung Ikan Nasional (LIN) yang akan disupport dengan Ambon New Port segera terealisasi, sehingga saya juga meminta dukungan Gubernur untuk pengembangan industri rumput laut di daerah ini. Karena kalau tanpa dukungan pusat melalui provinsi, tidak bisa jalan program strategis ini,” ujarnya.

Ia meyakini, ini sebagai salah 1 upaya pemulihan ekonomi, menurunkan angka pengangguran yang otomatis juga akan mempengaruhi angka kemiskinan dan stunting tentunya, mengingat Malra punya hasil kualitas rumput laut terbaik, yang di ekspor ke pasaran dunia.

IMG-20210928-WA0099

” Kita sudah menyiapkan lahan seluas 500 hektar di dua pulau yakni Nai dan Hoat untuk “seaweed estate” dan delapan hektar untuk pembangunan industri di Uf. Kesiapan Pemda juga mendapat apresiasi dari Kemenko marves,” sebut Bupati.

Bupati menjelaskan, program ini tentunya sebagai salah satu upaya mengurangi sistem pemasaran yang sulit dan berbelit-belit, serta bisa menjamin kestabilan harga tentunya.

” Semoga dengan adanya program ini, dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mengurangi tingkat pengangguran,” harapnya. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top