Berita Parlemen

Ibu Hamil Ditandu, Legislator SBB Minta Kebijakan Pemprov Maluku

Hatta Hehanussa - Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku asal fraksi Gerindra

AMBON,MALUKU – Kejadian memilukan masyarakat Maluku, menjadi pembahasan publik dengan ditandunya seorang Ibu Hamil, di wilayah pegunungan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), tepatnya dari Desa Huku Kecil ke Desa Elpaputih, hanya untuk mendapatkan pertolongan medis.

Hatta Hehanussa Legislator Maluku yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku dan berasal dari Kabupaten SBB, angkat bicara terkait persoalan tersebut, Senin (23/08/2021).

Keberpihakan Pemerintah Provinsi (pemprov) terhadap warganya yang menderita, akibat keterisolasian benar-benar dibutuhkan.

” Pemerintah Provinsi kalau bisa, dapat berpihak kepada warganya yang menderita akibat terisolasinya mereka dari layanan-layanan publik seperti kejadian di tandunya ibu hamil, sejauh beberapa kilometer di SBB,” ungkap Hehanussa.

Hehanussa mengakui, atas kejadian tersebut, sebagai anggota legislatif, ia akan mengambil langkah untuk melakukan koordinasi intens dan mendorong Pemprov Maluku untuk adanya keberpihakan, kepada masyarakat di SBB terutama wilayah pegunungan.

Keberpihakan dari Pemprov, terang Hehanussa, yakni pembukaan akses jalan secara permanen harus diupayakan, sekalipun belum pengaspalan namun minimal bisa dilewati kendaraan roda 4.

” Ini juga menjadi tanggungjawab Pemkab SBB untuk menjadi perhatian lebih ke depan, atas keterisolasian masyarakat di wilayah pegunungan lebih khusus di Huku Kecil, Neniari, Riring dan sekitarnya, sehingga masyarakat diperlakuan yang seadil-adilnya dalam pembangunan,” cetus Hehanussa.

Legislator asal partai Gerindra ini menegaskan, kondisi ini jelas  memprihatinkan.

” Jadi dalam reses ini, saya memastikan akan turun kesana, mengajak pihak PUPR untuk melihat langsung bersama-sama kondisi pada wilayah-wilayah tersebut,” tutup Hehanussa. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top