Berita Parlemen

Tolak Penamaan MEA, Fatlolon : Harus Diganti, Nama Tanimbar Harus Diangkat

Petrus Fatlolon - Bupati KKT saat diwawancarai aww media, Senin (15/03/2021), usai sambangi DPRD Maluku, di Karang Panjang, Ambon.

AMBON,MALUKU – Petrus Fatlolon, Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), menolak penamaan BUMD Maluku Energi Abadi (MEA). Menurutnya, harus diganti. Pasalnya, tidak sesuai dengan peraturan daerah dan tidak cerminkan jati diri orang Tanimbar.

Petrus Fatlolon selaku Bupati KKT bersama unsur DPRD kabupaten sambangi DPRD Maluku membahas soal PI 10 Persen Blok Masela, Senin (15/03/2021).

Petrus Fatlolon selaku Bupati KKT bersama unsur DPRD kabupaten sambangi DPRD Maluku membahas soal PI 10 Persen Blok Masela, Senin (15/03/2021).

” Kami menolak penamaan Maluku Energi Abadi (MEA) kepada BUMD yang mengelola PI Blok Masela. Karena itu, tidak sesuai dengan peraturan daerah KKT dan tidak mencerminkan jati diri orang Tanimbar. Nama MEA dapat diganti menjadi Maluku Tanimbar Energi (MTE) atau Tanimbar Maluku Energi (TME), nama Tanimbar harus diangkat,” tegas dan saran Bupati, Senin (15/03/2021), usai sambangi DPRD Maluku untuk rapat bersama membahas PI 10 persen.

Rapat bersama antara DPRD Maluku dengan Pemerintah KKT membahas tentang PI 10 persen Blok Masela, Senin (15/03/2021).

Rapat bersama antara DPRD Maluku dengan Pemerintah KKT membahas tentang PI 10 persen Blok Masela, Senin (15/03/2021).

Oleh karena itu, dirinya mengungkapkan, kami sangat optimis, pemerintah provinsi Maluku, dalam hal ini Gubernur bersama jajaran bersama pimpinan dan anggota DPRD provinsi Maluku, dapat arif dan bijaksana melihat KKT, sebagai salah 1 anaknya yang perlu mendapat perhatian serius dan akan memberikan porsi lebih bagi KKT.

“Menurut Saya, perjuangan ini belum berakhir, kearifan dan kebijaksanaan dari pemerintah provinsi Maluku, sangat kita harapkan,” pungkas dan harap Fatlolon. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top