Kesehatan

Tidak Taat Prokes , 1 Pegawai Dinas Pertanian Ditindak

TIAKUR,MALUKU – Antisipasi penyebaran virus korona yang kini masih menghantui kehidupan masyarakat, menjadi salah satu prioritas pemerintah. Naasnya ditengah gencarnya pemerintah, dalam memutus rantai penyebaran, dengan menerapkan protokol kesehatan, justru tak diimplementasikan oleh aparatur sipil negara.

IMG-20210309-WA0020

Hal ini terlihat jelas, dalam operasi yustisi yang dilakukan oleh Penegak Hukum (Gakum) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), yang berlangsung di Pasar Rakyat Tiakur, Senin (08/03/2021).

Dimana, salah satu pegawai yang belakang diketahui adalah pegawai Dinas Pertanian MBD yang ditertibkan karena melanggar protokol kesehatan (Prokes), sempat menolak ketika diberi sanksi sosial oleh Gakum Satgas Covid-19, berdasarkan keputusan bupati.

IMG-20210309-WA0022

KBO Lantas Polres MBD , Ipda Petra Tuasuun yang turut memimpin operasi yustisi mengatakan, dalam kegiatan tersebut Gakum Satgas Covid-19, memberikan sanksi kepada seluruh elemen masyarakat yang melanggar prokes tanpa terkecuali ASN.

Kendati demikian, ketika oknum pegawai Dinas Pertanian tersebut saat diberi sanksi karena berkendara tanpa menggunakan masker, awalnya menolak bahkan sempat terjadi adu mulut.

IMG-20210309-WA0019

Ditambahkannya, padahal ASN merupakan salah 1 elemen yang menjadi cerminan masyarakat, apalagi beraktifitas dengan mengenakan atribut lengkap ASN.

Lanjut Tuasuun,  akhirnya oknum ASN tersebut bersedia menjalankan sanksi sosial yakni, mengenakan rompi yang bertuliskan pelanggar prokes dan pembersihan lingkungan sekitar. Namun, sikap penolakan oknum tersebut sangat disayangkan.

IMG-20210309-WA0021

Dirinya berharap, upaya pemutusan mata rantai Covid – 19 ke depan, tidak hanya menjadi prioritas pemerintah. Tetapi dapat ditunjang oleh kesadaran masyarakat , terkhususnya ASN yang adalah bagian langsung dari pemerintah.

” Dalam operasi yustisi yang berlangsung saat ini , kami menindak kurang lebih 10 pelanggar. Dan, berdasarkan jumlah pelanggar prokes yang ditangani oleh Gakum Satgas covid-19 MBD, terjadi penurunan. Karena itu, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya penerapan prokes dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya. (Ari)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top