Papua Barat

Sejumlah SMK di Papua Barat Terancam Tutup

MANOKWARI, INTIM NEWS – Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, menilai, sejumlah SMK di provinsi Papua Barat, terancam di merger (penggabungan) atau bahkan ditutup.

Sebab, akuinya, membuka SMK harus dilihat dari aspek pendukung dan potensinya.

” Sekarang ini, ada beberapa SMK yang Saya nilai sudah tidak seperti itu (tidak layak), kami sedang dalam proses pengusulan beberapa untuk di merger atau bahkan ditutup,” ujar Arius, Rabu (03/03/2021)

Lanjut dia, pihaknya prihatin sebab SMK ini sudah dibangun dengan uang negara, namun malah tidak efektif dalam menyiapkan generasi.

” Yang dalam rencana usulan ini SMK Negeri sekitar 2 dan juga Swasta 4,” sebutnya.

Semua itu, dia membeberkan, karena faktor management, bahkan satu wilayah ada sejumlah SMK berkumpul di sana.

” Kalau kita bicara tentang mutu, kalau SMK kumpul satu titik bagaimana dengan mutunya?,” tuturnya.

Kata dia, dengan hadirnya Dirjen dan Menteri di Papua Barat. “Setelah mengetahui persoalan di lapangan, maka itu menjadi Pekerjaan Rumah (PR) untuk kami di Dinas. Bagi masyarakat, dipersilahkan untuk mendirikan SD, SMP dan SMA, tetapi kalau SMK tunggu dulu,” ucapnya.

Sebab, menurutnya, mendirikan SMK namun tidak bisa melahirkan generasi yang memiliki skill dan kompeten di bidangnya.

” Karena lulusan SMK jangan hanya andalkan ijazah, namun skill dan dibuktikan dengan sertifikat,” ujarnya.

Harapan Arius, lulusan SMK harus mampu menciptakan lapangan kerja, baik untuk dirinya dan orang lain.

” Jangan hanya semua ingin masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS),” tandasnya.(Safwan)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top