Militer

Kampung Tangguh, Unipa Berkunjung ke Kodam

MANOKWARI, INTIM NEWS – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, menerima audiensi mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan, Universitas Papua (Unipa), di Yudha Kodam XVIII/Kasuari.

I Nyoman mengatakan, pada situasi pandemi Covid-19 seperti ini, segenap warga negara Indonesia harus tetap waspadakarena wabah tersebut adalah ancaman bagi global.

IMG-20210304-WA0061

” Sampai sekarang, pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia masih terus berjuang, untuk keluar dari kondisi pandemi tersebut,” ujar Pangdam, Rabu (03/03/2021) kemarin, melalui rilis yang diterima media ini.

Menurut Pangdam, sekarang pemerintah telah melakukan berbagai formulasi, untuk menghadapi pandemi Covid-19, mulai dari PSBB, PPKM Mikro dan terakhir ini dicoba dengan strategi ‘Kampung Tangguh’.

” Kita coba bagaimana mendesain sebuah kampung yang lengkap, di sana semua unsur harus terlibat. Baik TNI-Polri, Pemerintah baik pemerintah daerah hingga RT/RW),” sebutnya.

Kata dia, pihaknya mendapat informasi, sekarang sudah ada sekitar 115 Kampung Tangguh di seluruh Papua Barat ini. Dimana kampung ini harus memiliki ketahanan pangan yang cukup.

” Sehingga disaat ada lockdown, masyarakat kita sudah mampu untuk menghidupi dirinya sendirinya, sekaligus mampu mencukupi kebutuhan pangan yang ada di kampungnya sendiri,” tuturnya.

Kondisi ekonomi semakin menurun dan daya beli masyarakat semakin rendah, ujar dia, pihaknya memiliki gagasan bagaimana membuat sebuah pilot project, berkaitan dengan ketahanan pangan.

” Saya selaku Pangdam XVIII/Kasuari, mengajak segenap Civitas Akademika Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Papua Barat (Unipa), untuk ikut membangun daerah ini, dengan setiap inovasi baru.

Selain itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Ketiopas Krey menambahkan, saat ini Universitas Papua terus mendorong kemajuan di berbagai aspek, terutama pendidikan, penelitian dan bahkan pengabdian terhadap masyarakat.

IMG-20210304-WA0059

” Ini salah satu upaya lewat kegiatan yang bisa bermanfaat dan nantinya adalah kami bisa bersinergi dengan Kodam, untuk membangun desa,” ujar Krey.

Menurut dia, sebuah kegiatan untuk desa, merupakan salah satu fokus nasional yang dilakukan oleh seluruh mahasiswa dan universitas di Indonesia. “Kampung Tangguh adalah salah satu fokus kami ke depannya,” tuturnya.

” Hari ini, kita berbahagia karena melalui Kodam XVIII/Kasuari, kami bersama mahasiswa berkesempatan untuk studi dalam rangka melakukan kegiatan membangun desa, bersama TNI,” tambahnya. (Safwan)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top