Papua Barat

Prihatin! Masyarakat Tambrauw Datangi BPPW Papua Barat

MANOKWARI, INTIM NEWS – Mendorong penataan lahan dan pembangunan alun-alun di Fef, Ibukota Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat, puluhan warga, pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Pembangunan Kabupaten Tambrauw (FMP2KT), mendatangi Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Barat (BPPW PB), untuk meminta kejelasan terkait program tersebut.

IMG-20210224-WA0069

Ketua FMP2KT, Edison Syufi mengatakan, pihaknya mendatangi balai hari ini, karena menurut informasi yang diterima, hingga sekarang belum ada lelang pembangunan alun-alun tersebut.

” Kami (FMP2KT) berinisiatif datang ke sini, sehingga tidak ada disinformasi (informasi palsu) diantara masyarakat, tentang pembangunan di Tambrauw,” ujar Edison, Rabu (24/02/2021).

Lanjut dia, berdasarkan usulan pemerintah Kabupaten Tambrauw, kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), berkaitan dengan pembangunan alun-alun, kami datang sekaligus menyampaikan sikap.

” Kami menyampaikan kepada Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Barat, agar segera melakukan proses pelelangan penataan lahan dan pembangunan alun-alun di Fef ibukota Tambrauw,” ucap Edison, saat membacakan pernyataan sikap.

Karena, menurut dia, program tersebut telah disetujui dan dianggarkan oleh Kementerian PUPR untuk tahun 2021 ini.

” Balai sebagai perpanjangan tangan dari kementerian di daerah, harus berjalan seirama dengan kementerian, yang telah disetujui oleh menteri PUPR di Jakarta,” tuturnya.

Sebab, bagi dia, sudah jelas didalam Instruksi Presiden (INPRES) nomor 9 tahun 2020, tentang percepatan kesejahteraan pembangunan Papua dan Papua Barat.

” Ini merupakan komitmen bapak Presiden, melalui kementrian PUPR, untuk membangun tanah Papua,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Hugo Asrouw, Anggota DPRD Kabupaten Tambrauw juga menambahkan, sebagai wakil rakyat, pihaknya hari ini datang bersama masyarakat untuk mengawal hal ini.

” Kami tidak tahu persoalan teknis di dalam, makanya hari ini kita datang untuk mempertanyakan hal tersebut dan balai harus mendorong agar Tambrauw harus diprioritaskan Tahun 2021,” tegas Hugo.

Lewat pertemuan ini, ia berpesan, agar harus benar-benar mengawal hal tersebut, sehingga meninggalkan pesan yang baik. Bahwasanya Negara memang hadir untuk orang Papua (Tambrauw).

Namun, Marsudi, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Barat juga menjelaskan, pihaknya berterima kasih sebab kehadiran FMP2KT, dalam rangka mengawal percepatan pembangunan di Kabupaten Tambrauw.

IMG-20210224-WA0067

” Memang kita perlu sinergitas antara pemerintah dan masyarakat, sehingga apa yang akan dilaksanakan di lapangan, memang sesuai dengan kebutuhan rakyat,” tuturnya.

Untuk pembangunan alun-alun, ucap dia, saat ini pihaknya sedang dalam tahap finalisasi.

” Harapan Saya, mari kita bekerjasama tim. Karena kalau sendiri juga berat, sebab Papua sangat luas, dengan dukungan FMP2KT maka sangat membantu kami,” ujarnya. (Safwan)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top