Ekonomi

Telkomsel MSIGHT Perkenalkan Layanan Telco Big Data

JAKARTA,INTIM NEWS– Kembali,Telkomsel memperkenalkan Mobile Consumer Insight (MSIGHT) kepada publik, sebagai salah satu upaya mendukung transformasi digital Indonesia,menuju revolusi industri 4.0. Melalui partisipasi pada even Tech in Asia (TIA) 2018 yang diadakan di Jakarta Convention Center, MSIGHT akan memperkenalkan kapabilitas dan manfaat dari layanan Telco Big Data kepada Komunitas Industri, Pemerintah dan Startup.

Disebutkan pula dalam rilis yang diterima INTIM NEWS,Kamis (25/10/2018),era digital  telah mendorong Indonesia ke arah revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan hadirnya sejumlah terobosan teknologi baru di sejumlah bidang, diantaranya adalah big data, IoT, robotika, kecerdasan buatan, blockchain dan lainnya.

“MSIGHT hadir sebagai portofolio bisnis Telkomsel yang menghadirkan layanan Telco Big Data. Sebagai event yang berfokus kepada bisnis digital dan teknologi di Asia Tenggara, partisipasi MSIGHT pada TIA 2018 Jakarta diharapkan menjadi katalis dalam mendukung transformasi digital Indonesia menuju roadmap pemerintah Making Indonesia 4.0,”ungkap Mia Melinda yang menjabat VP Data Insight and Interface Services Development Telkomsel

44707153_504079076743253_2867036028953165824_n

Mia menuturkan,melalui pengembangan kapabilitas kami dalam kemitraan teknologi, MSIGHT sebagai unit yang beroperasi secara business to business (B2B), hadir untuk memberikan nilai tambah untuk lembaga-lembaga pemerintah dan sektor industri seperti keuangan, transportasi, e-commerce, ritel, digital, periklanan, dan masih banyak lagi.

Masih kata dia,beberapa aplikasi bisnis dari informasi Big Data diantaranya digunakan untuk melakukan monitoring perubahan jumlah trafik pengunjung pusat,segmentasi konsumen berdasarkan profil tertentu, mengetahui perilaku digital konsumen, pola pergerakan konsumen antar lokasi, dan perilaku konsumen terhadap produk dan servis.

“Produk-produk  MSIGHT meliputi Risk insight, Mobility Insight, Lifestyle Insight, dan API marketplace, menawarkan berbagai manfaat bagi pelaku usaha mulai dari peruntukan marketing communication, business intelligence, maupun risk assessment,” tuturnya.

44735393_180693319500798_1170852915758235648_n

Dirinya menerangkan,lini produk Risk Insight fokus pada analisis terhadap profil resiko pelanggan dengan manfaat, untuk mengelola resiko keuangan klien yang diwakili oleh produk Credit Score dan Location Score. Sedangkan Mobility Insight ,fokus pada penyediaan insight tentang pergerakan pelanggan, baik berpindah maupun menetap pada suatu lokasi yang diwakili oleh produk Skyscraper Profiler.

Sementara itu sebut Mia, Lifestyle Insight fokus pada penyediaan insight yang berhubungan dengan demografi dan minat pelanggan yang diwakili oleh Syndicated insight. Sedangkan API Marketplace, fokus pada penyediaan portal berbagai jenis layanan API telco dan non-telco yang dapat digunakan langsung oleh klien.

“Informasi big data yang kami peroleh akan dikelola secara anonim, agregat dan efisien yang diolah menjadi informasi dan insight, serta diperbarui secara berkala. Kekuatan Telkomsel dalam menyelenggarakan big data adalah pada basis 178 juta pengguna atau mewakili sebagian besar pengguna data Internet di Indonesia,”lanjut Mia.

43677296_334264494041203_7215375745374224384_n

Beberapa layanan Telco Big Data MSIGHT tambahnya, dalam tahun ini telah dimanfaatkan instansi pemerintah seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk melakukan studi secara lebih efisien dan mendapatkan sudut pandang yang lebih kaya, dimana aplikasinya diterapkan pada studi dampak makroekonomi dari penyelenggaraan Asian Games 2018.

“MSIGHT kami harapkan dapat menjadi solusi inovatif bagi kebutuhan industri dan pemerintahan dalam membantu pengambilan keputusan yang strategis, dengan lebih akurat, lebih cepat, dengan jangkauan yang lebih terarah dan tepat sasaran. Melalui produk-produk MSIGHT ,kami berharap transformasi digital Indonesia dapat terwujud dengan memanfaatkan kelebihan dari Telco Big Data,  dimana  data bukan lagi faktor pelengkap, namun telah menjadi senjata utama untuk memenangi persaingan di berbagai bidang,” tutur Mia. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top