Pendidikan

Penerimaan Siswa Baru Harus Bebas Pungli

Ambon,Maluku- Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu Nikjuluw menegaskan untuk tidak lagi memungut biaya (pungli) saat  proses penerimaan siswa baru di tingkat Sekolah Menengah Pertama di Kota Ambon tahun ajaran 2017-2018.

Baginya, seluruh biaya yang berhubungan dengan proses penerimaan siswa baru, harus atas ijin dan diketahui oleh pemerintah kota Ambon melalui dinas pendidikan.

“Pihak sekolah tidak bisa seenaknya mematok besaran biaya masuk kepada siswa baru. Yang Komisi II tahu, rata-rata biaya yang harus di penuhi siswa baru itu Rp 1.250.000 untuk biaya seragam baru dan pembiayaan lainnya sesuai dengan regulasi dan kebutuhan dari sekolah itu sendiri. Olehnya itu kalau ada sekolah yang memungut biaya masuk lebih dari standar yang sudah ada, maka komisi akan sikapi itu,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Nikjuluw juga meminta agar Sekolah-sekolah unggulan yang menjadi rebutan siswa baru harus memperhitungkan kapasitas ruang belajar.

“Jangan kita paksakan terima siswa banyak tetapi ruang kelas yang dimiliki tidak mampu menampung siswa baru. Ini harus kita hindari dalam proses penerimaan siswa baru ini,” harapnya.

baginya, penyebaran siswa baru harus merata dan disesuaikan dengan kapasitas daya tampung. Sehingga sekolah-sekolah lainnya juga mendapat jatah siswa baru.

“Kalau saya amati, ada beberapa sekolah yang terancam di tutup lantaran tidak ada siswa. Misalkan sekolah di Hatalai kecamatan Teluk Ambon. Ini harus menjadi perhatian Dinas Pendidikan Kota Ambon,” harap Nikjuluw. (IN-01/OLW)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top