Seram Bagian Barat

Tim Ditjen LPSPL Lakukan Olah TKP Bangkai Paus di SBB

SBB,MALUKU- Bangkai Ikan Paus yang ditemukan terdampar di Tanjung Kepala Lubang, Desa Sole, Pulau Kelang, Kecamatan Waesala, Kabupaten Seram Bagian Barat, oleh warga, Rabu (29/5) telah diidentifikasi oleh pihak terkait.

Bangkai Ikan Paus yang terdampar di desa Sole tersebut telah dilakukan identifikasi serta penelitian oleh pihak Kementrian Kelautan dan Perikanan Ditjen LPSPL (Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut) Maluku. Pihak LPSPL mendatangi TKP untuk melihat dari dekat bangkai ikan Paus serta melakukan pengambilan sample dari ikan Paus tersebut.

Dari hasil olah TKP, Kementerian Perikanan dan kelautan Ditjen LPSPL Maluku, teridentifikasi bangkai makhluk mamalia laut itu, Panjang 22,80 meter, Lebar 4 meter, Panjang Sirip 3 meter, Lebar Sirip 1 meter, Pajang Ekor 6 meter dan Lebar ekor : 30 cm. Tim melakukan pengambilan sampel pada organ tubuh bagian sirip dan lemak bagian perut.

Robiandi salah satu anggota tim kepada INTIM NEWS, Selasa (30/5) mengatakan, jenis mamaila laut yang terdampar di tepi pantai desa Sole merupakan Ikan Paus, dan untuk di ketahui jenis spesias ikan Paus tersebut pihaknya menunggu hasil  tes DNA-nya dari laboratorium Jakarta.

Penyebab kematian ikan Paus, diduga karena luka gores terkena terumbu karang, Menelan sampah laut, Produktifitas perairan meningkat, Rekonpresi yang naik tiba tiba, juga bisa diakibatkan adanya gempa Bumi.

Untuk mengevakuasi bangkai ikan Paus tersebut, Ditjen LPSPL Ambon sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Maluku, namun soal evakuasi bangkai Paus itu diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat.

Bangkai Paus yang terdampar di tanjung Kepala Lubang, Desa Sole itu, kini menjadi tontonan warga. Warga yang penasaran mendatangi bahkan ada yang naik diatas bangkai hewan mamalia raksasa itu. (IN-13/IN-15)

Berikut Videonya :

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top