Agama

Rayakan Idul Adha, PW Muhamadiyah Potong 7 Sapi dan 6 Kambing

IMG-20200731-WA0128

AMBON,MALUKU – Keluarga besar Pengurus Wilayah (PW), Muhammadiyah Kota Ambon, gelar Sholat Idul Adha 1441 Hijriyah, di Komplek SMK Muhammadiyah Wara, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau. Usai Sholat, dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban sapi dan 6 ekor kambing.

” Ada 7 ekor sapi dan 6 kambing yang dipotong. Bantuan hewan kurban ini, kebanyakan diberikan dari warga Muhammadiyah sendiri,” ujar Sunari, Ketua Panitia Kurban di Mesjid Buya Hamka, komplek SMK Muhammadiyah Wara, Jumat (31/07/2020).

Dikatakan, untuk daging hewan kurban akan dibagikan kepada fakir miskin, keluarga tidak mampu dan masyarakat sekitar yang terdampak Covid-19. Ini dianggap perlu karena sangat membantu bagi mereka yang membutuhkan.

Menurutnya, termasuk juga para siswa di sekolah itu. Mulai dari MI, MTs hingga SMK, serta seluruh warga Muhammadiyah. Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Maluku ini, juga berterima kasih kepada pihak yang sudah rela hati memberikan bantuan hewan kurban.

” Daging hewan kurban ini, akan diberikan kepada yang berhak menerimannya, mulai dari fakir miskin, anak yatim dan warga tidak mampu secara ekonomi akibat Covid-19,” tandasnya.

IMG-20200731-WA0126

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Ambon, Irfan Jusuf Khouw dalam khutbahnya menegaskan, Idul Adha merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia, sebagai momen perbaikan iman kepada Allah SWT.

Ingatnya, Idul Adha yang dibarengi dengan penyembelihan hewan kurban, merupakan sejarah panjang dilakukan Nabi Ibrahim As. Ibrahim diuji Allah, dengan disuruh menyembelih anaknya Ismail. Sebagai seorang ayah, tentu tidak menginginkan anaknya disembelih. Tetapi karena ketaatannya, dia akhirnya musyawarah dengan Ismail.

Tuturnya lagi, Ismail yang tidak tanggung- tanggung akhirnya menyetujui ajakan Ibrahim demi perintah Allah. Padahal, Allah hanya ingin menguji ketaatan iman Ibrahim dan keluarganya saat itu. Sehingga, pada akhirnya digantikan dengan seekor kambing.

” Terpenting dari peristiwa ini adalah, Ibrahim siap menjalankan perintah Allah dan Ismail juga bersedia disembelih. Ini menunjukan, ketaatan Ibrahim dan keluarganya kepada Allah lebih besar, dari pada cintai mereka terhadap harta dunia. Semoga dengan peristiwa ini, menjadi pelajaran bagi kita dalam menjalani hidup, agar lebih meningkatkan taqwa kepada Allah SWT,” pesannya.

IMG-20200731-WA0127

Ibrahim, akui dia, telah menunjukkan kehebatannya kepada umat manusia, dalam mendidik keluarga yang taat kepada Allah, lebih dari pada cinta duniawi.

Perilaku keduanya patut di contohi, dalam kehidupan modern ini. Karena peristiwa kurban, bagian dari sejarah yang sangat penting.

“Kisah ini, menjadi sejarah terbesar sepanjang masa, terutama bagi umat Islam,” tegas Irfan. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com