Hot News

9 DPC Klaim Musdalub Hanura Cacat Prosedural

IMG-20211106-WA0250

AMBON,MALUKU – Musyawarah Daerah Luar biasa (Musdalub) DPD Partai Hanura Maluku, berakhir ricuh karena dinilai cacat prosedural. Hal ini dikemukakan 9 dewan pimpinan cabang (DPC) kabupaten/kota.

” Pelaksanaan Musdalub ini cacat prosedural. Jika harus adil dan demokratis maka harus dilakukan proses rekrutmen ulang calon ketua DPD Hanura Maluku, sehingga apapun yang terjadi bisa diterima oleh semua pihak,” ungkap Bambang Riyadi, Ketua DPC Hanura kabupaten Buru, dalam keterangan persnya, bersama 8 DPC disela-sela Musdalub yang digelar di salah 1 hotel di Ambon, Sabtu (06/11/2021).

Di antara 11 DPC, sebutnya, 9 sudah memberikan dukungan pada salah satu calon, namun tidak diindahkan pimpinan sidang, padahal peraturan organisasi (PO) kami jelas, harus mendapatkan dukungan minimal 30 persen dari DPC.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPC Maluku Tengah, Sulaiman Opier menyatakan hal senada. Menurutnya, apa yang dilakukan DPD Hanura Maluku ini, sudah in prosedural karena tidak sesuai dengan amanat AD/ART, yang telah dituang dalam PO.

Opier menjabarkan, terkait kandidat sebenarnya ada 5 calon Ketua DPD Hanura Maluku. Namun, entah didasari apa PLT ketua DPD, dengan ketua penjaringan hanya mengajukan 3 bakal calon ke DPP untuk mendapatkan persetujuan.

Pasalnya, menurut Opier, dari 3 yang diusulkan, berkasnya tidak ada, kemudian ada intervensi khusus secara personal karena hanya mengeluarkan rekomendasi untuk 2 nama.

” Sekalipun tidak memenuhi syarat dalam pasal 18 persyaratan umum, bahwa bakal calon tidak boleh memiliki atau menjabat di partai politik lain dalam hal ini Mus Mualim yang menjabat Ketua Partai Ummat, dan Rony Sapulete yang bukan berdomisili definitif di Maluku,” tandasnya.

Sementara atas dinamika yang terjadi, Ahmad Ohorella, Ketua DPC Hanura Kota Ambon, meminta maaf kepada seluruh masyarakat kota Ambon, dan provinsi Maluku.

” Ini merupakan dinamika organisasi, sesuatu yang tidak benar harus kita luruskan dan hari ini, selaku kandidat dan mayoritas DPC di provinsi ini, kita meminta maaf kepada seluruh masyarakat kota Ambon dan provinsi Maluku,” ungkapnya.

Dirinya menuturkan, genda partai tidak berjalan dengan baik namun akan kita luruskan ke depan, sehingga seluruh dinamika kepartaian, dapat berjalan dengan baik.

” Atas beberapa keputusan yang kita anggap salah, kita akan bawa sampai jenjang yang lebih tinggi yaitu mahkamah partai,” tegasnya. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com