Berita Parlemen

DIPA Papua Barat Belum Diserahkan, Gaji Honorer dan Guru Tertunda

IMG-20210412-WA0029
Saleh Siknun - Wakil Ketua DPRD Papua Barat

MANOKWARI, INTIM NEWS – Keterlambatan Pemerintah Provinsi Papua Barat, dalam menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua Barat, akhirnya berdampak.

Wakil Ketua DPRD Papua Barat, Saleh Siknun mengatakan, sebagai wakil rakyat, pihaknya sangat kecewa dengan keterlambatan penyerahan DIPA dari Eksekutif (Pemda) ke Legislatif (DPRD).

” Sudah hampir empat bulan DIPA Papua Barat belum juga diserahkan. Harus ingat, proses ini bukan tanggungjawab Eksekutif, tetapi juga kita di Legislatif,” ujar Saleh, kepada INTIM NEWS, Senin (12/04/2021).

Hingga hari ini, ungkap dia, pemerintah daerah tidak pernah secara tertulis, menjelaskan kepada DPRD apa permasalahannya.

” Kalau ada persoalan di pusat, kita juga diajak ngomong (diskusi). Jangan berpikir kami di DPRD tidak paham. DPRD selain melaksanakan fungsi anggaran, kita juga punya kebijakan politik. Kami menyayangkan, kenapa sampai DIPA Papua Barat bisa terlambat seperti ini,” tutur Saleh.

Pada saat pembahasan, ujar dia, Legislatif sudah 3 kali menyurati pemerintah daerah (Pemda).

” Tetapi pemda sendiri pun lalai, untuk melaksanakan pembahasan,” ungkapnya.

Dengan keterlambatan penyerahan DIPA, lanjut dia, sudah barang tentu akan berdampak ke kinerja pegawai honorer dan guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA).

” Keterlambatan ini, akan berdampak ke teman-teman honorer, guru SMA dan lainnya, sebab gaji mereka belum bisa dibayar,” ungkap Siknun.

Tidak hanya itu, ucap dia, dengan keterlambatan penyerahan DIPA Papua Barat ini, juga akan berdampak kepada penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

” Sebab ada kegiatan yang direncanakan pada bulan Januari hingga Maret, namun DIPA tak kunjung diserahkan. Bagaimana dengan kegiatan lain, semuanya akan ada dampak,” ucapnya.(Safwan)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com