Berita Parlemen

Mercy Barends : Agenda MPR RI, Malra Jadi Tuan Rumah Sosialisasi 4 Pilar

IMG-20210208-WA0063

MALRA,MALUKU – Anggota MPR/DPR RI Mercy Chriesty Barends, mengungkapkan, Kabupaten  Maluku Tenggara (Malra), menjadi tuan rumah Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan.

Hal ini diungkapkan Mercy, disela-sela sosialisasi yang digelar secara virtual, langsung dari Jakarta bersama perwakilan masyarakat, OKP dan Pengurus DPC hingga perwakilan pengurus ranting, Senin (08/02/2021), di Kantor DPC PDI Perjuangan Malra.

” Saya menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPC dan seluruh jajaran pengurus PDI Perjuangan Kabupaten Maluku Tenggara, yang telah merespon dengan cepat agenda kegiatan sosialisasi MPR RI di Tahun 2021. Ini merupakan agenda MPR yang paling pertama dan Saya pilih sosialisasi ini dilaksanakan di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara,” ungkap Mercy.

IMG-20210208-WA0062

Mercy mengatakan, MPR dalam tugas dan tanggungjawab sesuai dengan pasal 5 Tap MPR tahun 2019 yang menjadi legal standing, terselenggaranya sosialisasi dimaksud.

” Hal ini bertujuan untuk memasyarakatkan ketetapan MPR, memasyarakatkan Pancasila dan UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1945. Kemudian, MPR RI dan Bhinneka Tunggal Ika. Ini yang menjadi fondasi dasar kita menjalankan sosialisasi 4 Pilar,”katanya.

Lanjut disampaikan oleh Anggota Legislatif dari daerah pemilihan Maluku ini , dalam Tap MPR nomor 4 tahun 2001 tentang etikat hidup berbangsa, memuat tentang tantangan internal dan tantangan eksternal.

Ia menuturkan, pihaknya telah mengevaluasi secara menyeluruh. Dimana saat ini, banyak tantangan internal diantaranya, masih lemahnya penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan beragama, memunculkan banyak sekali pemahaman dan ajaran-ajaran keliru dan sempit, yang sangat fundamentalis, ekstrim dan seterusnya.

Sementara tantangan eksternal, bebernya, yakni, dengan adanya perkembangan global yang sangat kuat sehingga memunculkan gaya-gaya hidup baru, isme-isme baru dan seterusnya.

” Tantangan eksternal berikut adalah kapitalisme, dimana para pemilik modal dunia saat ini turut memainkan konstalasi perkembangan ekonomi Global sehingga, sangat berdampak perumusan-perumusan kebijakan bagi negara-negara berkembang. Dan ini sangat berdampak, bagi masyarakat kita nanti,”jelasnya.

Mercy mengakui, dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, memang agak sulit untuk melakukan sosialisasi tatap muka langsung. Oleh sebab itu, melalui pimpinan MPR menetapkan protokol tertentu untuk menjalankan sosialisasi 4 pilar diantaranya melalui video virtual, zoom meeting, dengan pembatasan jumlah peserta di tempat acara berlangsung.

” Kegiatan sosialisasi, biasanya diikuti oleh 100 orang. Kali ini hanya bisa diikuti kurang lebih 50 orang dan disesuaikan dengan kondisi yang memang sangat terbatas. Hal ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ,” pungkasnya.

IMG-20210208-WA0061

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Maluku Tenggara, Stevanus Layanan dalam sambutan singkatnya mengatakan, sosialisasi 4 pilar kebangsaan, sebagai wujud dalam kehidupan berbangsa bernegara.

” Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika adalah jati diri bangsa Indonesia. Semoga kegiatan ini selanjutnya, dapat disosialisasikan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari terutama kepada keluarga, sahabat, teman, tetangga yang ada di sekitar kita,” ajaknya.

Pantauan INTIM NEWS, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh Mercy Barends,  mengupas tema ” Pentingnya 4 Pilar Kebangsaan Demi Terciptanya Harmonisasi dan Kesatuan Bangsa di Tengah Era Globalisasi. (Jufri).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com