Berita Parlemen

Samson Atapary : Transparansi Terkait Guru Kontrak dan Dana Bos Diperlukan

IMG-20210126-WA0096

AMBON,MALUKU – Transparansi di dunia pendidikan khususnya di Maluku, terkait guru kontrak dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sangat diperlukan.

Hal ini dikatakan Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Samson Atapary, usai rapat kerja lanjutan bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, dalam rangka membicarakan DAK tahun 2021, Selasa (26/01/2021), di Ruang Komisi IV.

IMG-20210126-WA0093

” Harus transparan dalam segala aspek pendidikan, lebih khusus transparansi terkait guru kontrak dan dana Bos diperlukan. Sehingga, keluhan dan pandangan miring dari publik berkurang ataupun tidak ada lagi,” ungkap Atapary.

Dijelaskan, transparansi terkait guru kontrak yang diharapkan yakni, sistem dan managemen pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama pengangkatan guru kontrak, meliputi kriteria, penempatan, SK yang diperpanjang atau tidak dan formasinya, serta mana sekolah baik SMA atau SMK yang berhak untuk tidak mendapatkan tenaga guru kontrak.

Dikatakan lebih lanjut oleh Anggota Legislatif dari fraksi PDI Perjuangan ini,  sama halnya dengan guru kontrak, pengelolaan anggaran dana BOS pada tiap sekolah, juga perlu transparan dan profesional dalam mekanisme pemanfaatannya.

IMG-20210126-WA0094

” Maka untuk mendukung transparansi tersebut, perlu dibuat petunjuk teknis atau aturan terikat, yang tertulis supaya menjadi pegangan bersama, bukan hanya kami DPRD dan Dinas Pendidikan tetapi juga pihak sekolah dan guru, khususnya guru kontrak serta orang tua, ” tandasnya.

Ia menambahkan, melalui petunjuk teknis tertulis itulah, sehingga menjadi dasar semua pihak dan bagi kami DPRD, dalam melakukan pengawasan terhadap seberapa efektifnya SDM pendidikan yakni, guru kontrak pada masing-masing sekolah dan pemanfaatan dana Bos. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com