Berita Parlemen

Ruslan Hurasan : Perlu Pemerataan Guru Kontrak dan Penyerataan Upah Guru Honor

IMG-20210127-WA0069

AMBON,MALUKU – Wakil Ketua Komisi IV, Ruslan Hurasan menegaskan, perlu adanya pemerataan guru kontrak sehingga, tidak ada penumpukan guru pada sekolah-sekolah di Maluku serta penyerataan upah khusus untuk guru honor.

Penegasan ini disampaikan Ruslan, kepada awak media di Kantor DPRD Maluku, Rabu (27/01/2021).

” Perlu pemerataan guru kontrak dan penyerataan upah guru honor, untuk mengurangi penumpukan guru kontrak yang ada di beberapa sekolah, sehingga dapat di tempatkan di sekolah-sekolah lain yang kekurangan guru,” ungkapnya.

Dikatakannya, ada beberapa sekolah yang guru kontraknya 4 sampai 5  per mata pelajarannya fisika maka itu kita akan kurangi, dalam rangka upaya untuk menutupi kekurangan guru mata pelajaran tertentu di sekolah-sekolah yang lain.

Ia membeberkan, jumlah keseluruhan guru kontrak di Maluku ada 1.004. Terkait gaji mereka, itu tidak dikurangi tetap Rp 1,5  juta per bulan.

” Selain itu, perlu ada evaluasi dan monitoring terhadap guru kontrak, ada juknis yang mengatur lebih khusus, aktifitas guru kontrak dalam melaksanakan tugas untuk kehadiran untuk mengajar karena ada guru kontrak yang tidak pernah mengajar tetapi tiap bulan digaji dan gaji mereka sendiri tetap Rp 1,5 juta per bulan,” sebutnya.

Ia menambahkan, selain guru kontrak, guru honor yang juga dibiayai dengan dana BOS, kita upayakan agar ada juknis yang mengatur terkait upah mereka. Dimana, kami sepakat untuk ada penyetaraan yakni Rp 1,5 juta sehingga tidak ada kesenjangan.

” Sejauh ini, upah guru honor yang dibiayai dengan dana BOS, sesuai kebijakan kepala sekolah yang berkisar Rp 300 hingga Rp 500 ribu perbulan, maka melalui Kadis Pendidikan akan melakukan rapat koordinasi dengan kepala-kepala sekolah, sehingga ada juknis ataupun payung hukum untuk menyetarakan gaji mereka,” tutupnya. (Vera)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com