Lintas Peristiwa

Pigai di Hina, Ketua DAP : Jangan Gali Sejarah Masa Lampau

WhatsApp Image 2021-01-25 at 20.10.55
Zakarias Horota - Plt. Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Domberai

MANOKWARI,INTIM NEWS – Berawal dari postingan Amboroncius Nababan di sosial media Facebook, yang ditujukan kepada Natalius Pigai, kini berujung pada kecaman keras dari seluruh lapisan masyarakat.

Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberai pun, turut serta mengecam dan mengutuk, tindakan rasial yang dilakukan oleh Amboroncius Nababan, di akun Facebooknya.

Plt. Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Domberai, Zakarias Horota mengatakan, terkait dengan rasisme yang viral hari ini, sebenarnya sudah mengarah ke masalah rasisme.

” Kalau bicara Pigai soal kulit dan lainnya, semua itu sudah mengarah ke persoalan rasial,” ujar Zakarias, kepada INTIM NEWS, Senin (25/01/2021)

Sehingga, tegasnya, dengan tegas pihaknya meminta agar Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), segera usut tuntas dan selesaikan persoalan ini secepatnya.

” Kami sadar negara ini didirikan oleh orang-orang rumpun ras Melayu, sementara Papua jelas-jelas beda sejarahnya. Dan ini, justru akan memperkeruh situasi di Papua,” ucapnya.

Lanjut Horota, hal-hal yang viral di sosial media beberapa hari ini, sangat tidak baik. ” Ini sangat melecehkan harkat dan martabat orang asli Papua,” tuturnya.

Kata dia, persoalan rasisme sebenarnya merupakan musuh bersama, bukan hanya Papua tetapi bahkan juga internasional.

” Saya ingatkan bahwa persoalan Manokwari, Sorong, Jayapura, Fakfak, Wamena 2019 lalu dan bahkan Amerika, semua itu muncul karena persoalan rasis,” ungkap Ketua DAP wilayah III Doberai.

Sebagai warga negara, harapan Horota, sudah semestinya saling menghargai antar sesama.

” Jangan kemudian menggali apa yang sudah terjadi di masa lampau,” tuturnya. (Safwan)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com