Maluku

Masyarakat Adat MBD Gugat Amdal Blok Masela

IMG-20200921-WA0066

AMBON,MALUKU – Menolak amdal Blok Masela, warga yang tergabung dalam Masyarakat Adat MBD (Maluku Barat Daya), gelar aksi demonstrasi, Senin (21/09/2020), di Kantor Gubernur Maluku.

Pantauan INTIM NEWS, pendemo menuntut dan serukan 5 hal. Tuntutan itu, disampaikan oleh Benny Richard Jermias selaku Koordinator Lapangan I. Dan, bergilir di serukan selanjutnya oleh Joan Ria Karuna, selaku Kordinator Lapangan II.

Tuntutan mereka, pertama, menolak amdal yang dilakukan oleh PT.Inpex Masela Ltd (Inpex) sebagai pemrakarsa karena sangat mendiskriminasi MBD dan mengadu domba masyarakat Kepulauan Tanimbar dan masyarakat MBD.

Kedua, menuntut agar kabupaten MBD dimasukkan sebagai daerah terdampak dalam proses eksploitasi Blok Masela. Karena hasil kajian membuktikan, MBD adalah daerah yang sangat terdampak ketika Blok Masela beroperasi.

Ketiga, menuntut agar PT Inpex merealisasikan janji mereka untuk membangun fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) dan fasilitas pendukung yang bertaraf internasional di MBD.

Keempat, menuntut agar PT Inpex memprioritaskan tenaga kerja lokal dari MBD dan Kepulauan Tanimbar, pada saat Blok Masela beroperasi.

Kelima, menuntut agar dalam setiap pertemuan resmi yang diselenggarakan oleh SKK Migas, PT Inpex dan pemerintah pusat, maupun pemerintah provinsi harus melibatkan pemerintah kabupaten MBD. (IN06_Ulin)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com