Maluku

Latupati Pulau Moa Tolak Penggunaan Kata KALWEDO Sebagai Jargon

IMG-20200923-WA0012

TIAKUR,MALUKU – Latupati Pulau Moa yang diketuai Yosias Kliwas, Senin (21/09/2020), datangi Kantor Bawaslu, didampingi Wakil Ketua Izak Markuz dan beberapa angotta Latupati, guna menyampaikan keberatan terkait penggunaan kata KALWEDO oleh salah satu pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), yakni pasangan Nicolas Kilikily dan Desianus Orno sebagai jargon .

IMG-20200923-WA0011

” Penggunaan kata KALWEDO sebagai jargon dalam proses politik, sangat menggangu aktifitas kebudayaan. Dimana, KALWEDO dalam kebudayaan masyarakat MBD merupakan salam khas seluruh masyarakat yang mengandung nilai pemersatu, kebersamaan, saling mencintai . Karena itu, sebagai salam identitas atau jati diri yang patut dijaga, kata KALWEDO yang digunakan sebagai jargon, dinilai telah keluar dari jati diri kebudayaan. Bahkan, meresahkan lapisan masyarakat yang ragu untuk menggunakan salam tersebut, dalam kegiatan adat,” ungkap Yosias.

Olehnya itu, ia meminta kepada Bawaslu untuk memerintahkan atau menyatakan, salam KALWEDO tidak boleh digunakan oleh pasangan bakal calon, dalam proses perpolitikan.

Nicolas Kilikily-Desianus Orno (Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya)

Nicolas Kilikily-Desianus Orno (Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya)

Sementara itu, sempat disinggung oleh Nicolas Kilikiliy sebelumnya, terkait penggunaan jargon KALWEDO oleh dirinya bersama Desianus Orno, saat pemeriksaan kesehatan di RSUD Dr.M.Haulussy beberapa waktu lalu.

” Saya pikir KALWEDO itu, kepanjangannya Kilikily adalah bupatinya dan wakilnya Desianus Orno, itu KALWEDO. Jadi, kalau ada isu-isu miring, ini kan pas namanya nyambung. Jadi, jangan dibawa-bawa sampai di politisir sampai ke hal-hal yang lebih jauh. Jangan karena jamannya musim-musim politik, lalu di politisir. Terserah, yang lain bisa bikin KALWEDO, bisa bikin nama-nama yang lain, baik BAILEO atau TUNGKU. Kan bisa juga. Jadi, hal-hal seperti ini jangan sampai di politisir,” tutur Nicolas, Rabu (09/09/2020), kepada sejumlah wartawan, usai pemeriksaan kesehatan. (CR01_Ari/IN06_Ulin)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com