Hukum & Kriminal

Tanpa Sebab, SD Inpres Uwat Kei Besar Utara Barat Terbakar

received_740783926759315

MALRA,MALUKU – Jago merah mengamuk dan menghanguskan Sekolah Dasar (SD) Inpres Uwat, di Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Jumat malam (28/08/2020), sekitar pukul 19.30 WIT.

Anehnya, kebakaran yang mengakibatkan hancurnya beberapa ruang kelas dan sejumlah perabot penunjang belajar mengajar, dengan kerugian capai ratusan juta rupiah itu, terjadi tanpa ada sebab. Sehingga diduga kuat, SD Inpres Uwat sengaja dibakar.

Kepala Sekolah (Kepsek) SD Inpres Uwat, Aloysia Rengil, melalui telepon selulernya menjelaskan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIT, hari Jumat malam dan baru di ketahui warga ketika api mulai membesar.

Pasalnya, kebakaran sekolah yang dipimpinnya berada cukup jauh dari pemukiman warga, sehingga tidak ada yang mengetahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Uwat - Alawesia Rengil

Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Uwat – Alawesia Rengil

” Sekolah yang terbakar ini, cukup jauh dari pemukiman warga dan waktu kejadian Jumat malam, kami juga tidak tahu apa penyebab terjadinya kebakaran itu. Apinya berawal dari mana?. Karena tidak ada listrik di sekolah. Tetapi kenapa bisa terbakar?. Saya sendiri baru sampai di TKP sekitar pukul 20.20 WIT dan api sudah mengelilingi seluruh bangunan sekolah,” jelas Kepsek melalui telepon selulernya, Sabtu, (29/08/2020).

Kepsek menduga, ada motif kesengajaan dibalik terbakarnya gedung sekolah tersebut. “Saya menduga, kalau ada orang yang bakar sekolah ini,” katanya.

Ungkapnya, masyarakat yang datang ke TKP, berusaha memadamkan api dengan air dan peralatan seadanya. Namun, upaya warga tersebut tidak mampu menjinakkan api, sehingga bangunan sekolah dibiarkan terbakar dan padam, sampai Sabtu sekitar pukul 05.00 WIT dini hari, setelah seluruh bangunan sekolah ludes terbakar.

received_226802752090659

” Kebakaran ini, menyebabkan bangunan sekolah dengan 4 ruang kelas lll, lV V dan Vl ditambah 2 MCK dan 1 gudang sekolah, termasuk buku-buku pelajaran dan sejumlah perabot sekolah, juga ikut terbakar habis,” bebernya.

Ia menilai, kebakaran yang melanda SD Inpres Uwat, di duga kuat dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak terima atas hibah tanah untuk pembangunan gedung perpustakaan, yang sementara dalam proses pengerjaan dan telah sampai pada tahap slof beton dan pemasangan tiang besi dari bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan tahun 2020.

received_609726973244856

” Kecurigaan Saya berkaitan dengan lahan yang disiapkan untuk pembangunan gedung Perpustakaan. Jadi, awalnya pemilik lahan telah hibahkan kepada pihak Ohoi (Desa). Selanjutnya, dari pihak Ohoi kembali hibahkan ke kami pihak sekolah dan itu disertai dengan bukti surat pelepasan dan sejumlah uang. Jadi menurut Saya, persoalan lahan sudah selesai. Tetapi ternyata, tadi malam ada peristiwa kebakaran sekolah,” tukasnya.

received_1250618451950281

Kepsek mengakui, untuk mengetahui kepastian terjadinya kebakaran itu, pihaknya telah melaporkan ke Polsek Kecamatan Kei Besar.

” Saat kejadian, kami sudah langsung melaporkan ke Polsek Kei Besar dan tadi malam juga langsung direspon dengan kehadiran anggota Polsek di TKP, termasuk ada juga anggota Koramil/1503 yang hadir, di lokasi peristiwa,” pungkasnya.(IN09)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com