Maluku

Peringati HUT 75 Tahun RI, PKS Maluku Gelar Upacara Bendera

IMG-20200817-WA0033

AMBON,MALUKU – Memperingati HUT ke-75 tahun Republik Indonesia (RI), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Maluku, menggelar upacara pengibaran bendera merah putih, Senin pagi (17/08/2020), di halaman kantor PKS Maluku.

Upacara ini,dihadiri sejumlah jajaran anggota DPRD provinsi dan kota Ambon, juga perwakilan kader serta pengurus. Upacara berlangsung khidmat, dengan tetap menerapkan protokol Covid-19.

Asis Sangkala - Ketua DPW PKS Maluku

Asis Sangkala – Ketua DPW PKS Maluku

Bertindak sebagai inspektur upacara, Asis Sangkala selaku Ketua DPW PKS Maluku, menyampaikan dalam sambutannya, amanat Presiden PKS Muhammad Shohibul Iman, menyatakan, ada dua faktor yang akan menjadi pengubah permainan ( _game changer_ ) dari lanskap ekonomi dan politik hari ini, di masa-masa mendatang. Dua faktor itu adalah pandemi dan demokrasi.

IMG-20200817-WA0031

” Pandemi Covid-19 adalah bencana global terbesar abad ini. Virus ini, telah menginfeksi lebih dari 21, 5 juta jiwa di seluruh dunia dan menelan korban meninggal lebih dari 760 ribu jiwa. Tak hanya berdampak bagi kesehatan, pandemi covid-19 juga berdampak terhadap ekonomi, yang diramalkan bank dunia adalah krisis ekonomi terburuk pasca perang dunia II dan _the great depression_ 1929. Pemerintah tidak boleh lagi bersikap biasa-biasa saja, pemerintah harus memiliki kesadaran krisis dan kesadaran kesigapan bertindak. Republik ini, membutuhkan pemimpin yang turun tangan, menyelesaikan persoalan di lapangan, bukan justru sibuk cuci tangan dari kesalahan-kesalahan,” tegasnya.

Asis yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Maluku ini melanjutkan, selain pandemi, masa depan demokrasi akan sangat menentukan arah ekonomi-politik bangsa Indonesia.

IMG-20200817-WA0030

” Seperti apakah relasi antara otoritas negara, kekuatan pasar dan hak-hak rakyat akan ditentukan oleh bagaimana pemerintah menjalankan roda pemerintahan, apakah pemerintah memilih jalan konsolidasi demokrasi atau justru menjadikan pandemi, sebagai justifikasi untuk melanggengkan hegemoni oligarki politik dan membuka jalan kembalinya otoritarianisme,” ungkapnya.

Sohibul iman meminta, semua kader sama-sama berdoa agar bangsa Indonesia mampu melewati ujian dan cobaan krisis pandemi serta krisis-krisis lainnya, yang disebabkan oleh pandemi.

IMG-20200817-WA0039

Di temui selepas menghadiri upacara, Asis menuturkan, melalui upacara ini, pihaknya akan terus menguatkan semangat juang dan nasionalisme kader guna sama-sama bangkit, bahu-membahu bersama pemerintah, menyelesaikan krisis pandemi.

” Mari kita bangkit dan kami yakin, di momentum 17 ini kita semua sebagai anak bangsa, akan menggelorakan semangat kemerdekaan untuk merdeka dari pandemi Covid-19,” tegas Asis.

Sebagai informasi, PKS Maluku juga mengadakan lomba baca proklamasi “Mirip suara Soekarno” yang telah di perpanjang sampai tanggal 25 Agustus 2020. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com