Kesehatan

Mahasiswa KKN Daring UKIM XLIX Hasilkan 10 Produk Edukasi Pencegahan Covid-19

IMG-20200812-WA0042

AMBON,MALUKU – Kendati ditengah pandemi Covid-19, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian Pada Masyarakat (KKN-PPM) angkatan XLIX, dari 12 program, 10 diantaranya hasilkan produk edukasi pencegahan Covid-19 dan diterapkan di Kabupaten Buru, Maluku Tenggara dan Kota Tual.

Disebutkan dalam rilis yang diterima INTIM NEWS, Rabu (12/08/2020), 10 produk tersebut, yaitu, praktek pembuatan hand sanitizer, praktek pembuatan dan penyemprotan disinfektan di rumah dan kantor-kantor desa, pembagian produk edukasi bagi masyarakat, pembagian produk edukasi di Masjid dan Gereja, pembagian masker bagi masyarakat, pembagian tempat sampah di kantor desa dan tempat umum, pembagian tempat mencuci tangan di kantor desa dan tempat umum, penataan keuangan Ohoi Wab Ngufar, penataan administrasi Gereja Bethania dan pelayanan ibadah, serta membantu masyarakat dalam setiap kegiatan di desa dan jemaat.

IMG-20200812-WA0038

Menurut salah 1 masyarakat, Yeri Rahakratat, seluruh program KKN Mahasiswa UKIM yang dilaksanakan di Ohoi Wab Ngufar, sangat bermanfaat terutama dalam pengetahuan tentang Covid-19 dan cara mencegah penyebaran Covid-19 di Ohoi Wab Ngufar.

Di tempat terpisah, Agus Wael selaku Kepala Dusun Kotbesy, memberikan pujian kepada mahasiswa KKN UKIM, yang sudah banyak membantu masyarakat dalam melakukan edukasi dan praktek perilaku hidup bersih dan sehat.

” Saya yakin, dengan produk edukasi yang diberikan maka pencegahan Covid-19 di Dusun Kotbesy dapat dilakukan,” ujarnya.

IMG-20200812-WA0039

Sementara itu, Lurah Ketsoblak, Andreas Rafra, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Mahasiswa KKN di Kelurahan Kotbesy karena, sudah membantu pemerintah dalam melakukan edukasi pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat, di kelurahan tersebut.

” Selain produk edukasi, Saya juga mengucapkan terima kasih atas sumbangan berupa masker, tempat cuci tangan dan tempat sampah, bagi kantor Lurah dan tempat umum,” tuturnya.

Pendapat yang sama, juga disampaikan oleh Pejabat Ohoi Wab Ngufar. Akuinya, program Mahasiswa KKN di Ohoi Wab sangat membantu, bahkan edukasi dan sumbangan produk edukasi pencegahan penyebaran Covid-19 juga diberikan ke tempat ibadah seperti Masjid dan Gereja.

IMG-20200812-WA0040

Sedangkan, Eni Ethuan, salah 1 Mahasiswa KKN mengakui, selain pengetahuan yang bertambah, Mahasiswa KKN juga membantu pelayanan jemaat di Gereja Bethania.

Sekedar tahu, 2 program KKN-PPM lainnya yang diterapkan bersama seluruh elemen masyarakat dan jemaat, yakni, pertama, ibadah bersama dengan jemaat, baik dalam ibadah kemitraan maupun ibadah kategorial yang dilakukan setiap hari rabu, kamis, jumat dan minggu selama masa KKN. Kedua, Mahasiswa KKN-PPM melakukan sosialisasi dan juga edukasi Pencegahan dan Memutuskan Mata Rantai Penyebaran Covid 19 dengan mempraktekan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama dalam melaksanakan program 3M yaitu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak.

Melalui KKN PPM edisi Covid-19 ini , KKN kali ini untuk pertama kalinya dilaksanakan secara daring yaitu, mahasiswa berada di tempat KKN sedangkan instruktur berada di Kota Ambon. Pertemuan dan koordinasi evaluasi, dilakukan secara daring. Tujuan KKN PKM di Kabupaten Buru, Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara adalah, mahasiswa bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di tempat KKN tersebut, secara bersama memutus mata rantai penularan Covid-19.

IMG-20200812-WA0043

Mahasiswa di 3 kabupaten/kota ini, menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan mereka secara mandiri, bersama masyarakat. Mitra KKN PPM kali ini adalah, pertama, Dusun Kotbesy, Desa Waelo, Kecamatan Waelatan, Kabupaten Buru. Kedua, Kelurahan Ketsoblak, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual. Ketiga, Gereja Bethania Wab Ngufar, Klasis Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra). Keempat, Ohoi Wab Ngufar, Kecamatan Hoat Sorbay, Kabupaten Malra.

Pelaksanaan KKN PPM ini, sejak 22 Juni – 31 Juli 2020, Mahasiswa KKN PPM XLIX terdiri dari Mahasiswa Kesehatan dan Teologi.Mereka yaitu, Romyaldo Oratmangun (Teologi), Otniel Lasibyanan (Kesehatan), Desi Wael (Kesehatan), Winda. A. Hanoutubun (Teologi) dan Izak Jamlean (Kesehatan), dengan Instruktur KKN PPM, Mutiara. D. Utama.

IMG-20200812-WA0036

Mahasiswa KKN PPM, melapor diri ke tempat KKN pada saat yang bersamaan tanggal 22 Juni 2020, yaitu, Romyaldo Oratmangun, Otniel Lasibyanan di Kelurahan Ketsoblak, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual. Desi Wael di Dusun Kotbesy, Desa Waelo, Kecamatan Waelatan, Kabupaten Buru. Winda. A. Hanoutubun (Teologi) di Gereja Bethania, Wab Ngufar, Klasis Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual, Malra. Izak Jamlean di Ohoi Wab Ngufar, Kecamatan Hoat Sorbay, Malra. Penyerahan mahasiswa KKN pada 3 kabupatan/kota, oleh instruktur KKN, Mutiara D.Utama dilakukan secara Virtual yaitu, Instruktur di Kota Ambon dan Mahasiswa bersama Kepala Desa dan Ketua Majelis Jemaat, di tempat KKN PPM.

Kesimpulan pelaksanaan program KKN PKM Angkatan XLIX yang dilaksanakan Mahasiswa UKIM selama 6 minggu, lebih bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat, karena setiap mahasiswa melakukan edukasi dan juga mempraktekan PHBS di setiap rumah penduduk. Sehingga, masyarakat langsung memperoleh pengetahuan dan praktek pencegahan penyebaran Covid-19, melalui Program 3M yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak.

Setelah melaksanakan kegiatan KKN PPM nya selama 6 Minggu, pada tanggal 3 Agustus 2020, instruktur KKN-PPM Mutiara Utama menarik mahasiswa di 3 kabupaten/kota dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, yang sudah menerima mahasiswa KKN-PPM Angkatan XLIX. Juga, berterima kasih kepada Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat UKIM dan Rektor Universitas Kristen Indonesia Maluku, yang telah memberikan dukungan penuh.

IMG-20200812-WA0041

Untuk diketahui, kompetensi mahasiswa tidak hanya dibentuk melalui kegiatan belajar di kampus, tetapi juga di luar kampus, yaitu di lingkungan masyarakat. Untuk mempraktekkan ilmu dan menerapkan hasil penelitian yang dilakukan oleh sivitas akademika, maka diperlukan media yang mendukung. KKN-PPM merupakan sebuah media yang efektif dan edukatif. Mahasiswa diterjunkan di tengah-tengah masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan.

Mereka akan dapat menangkap dan menghayati denyut nadi kehidupan masyarakat, dengan berbagai permasalahan yang ada sehingga persoalan-persoalan, sumber-sumber daya yang telah dan belum dimiliki dan solusi-solusi yang diperlukan sesuai dengan aspirasi. Pada prinsipnya, KKN-PPM merupakan salah satu kegiatan pengabdian pada masyarakat, yang dilakukan perguruan tinggi sebagai upaya menerapkan ilmu yang diperoleh, hasil-hasil penelitian dibidang IPTEKS untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.

Pelaksanaan KKN- PPM merupakan kegiatan akademik perguruan tinggi, yang dimanifestasikan melalui Tri Dharma. Pengembangan KKN-PPM XLIX, dilaksanakan dalam masa Pandemi Covid-19 yang sedang mewabah di Provinsi Maluku. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam melaksanakannya. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com