Maluku

75 Tahun Merdeka, KNPI Minta Perhatian Pempus Untuk Pembangunan di Kei Besar

received_620964218804923

MALRA,MALUKU – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Kei Besar, Martinus Hukubun, mengungkapkan, Pulau Kei Besar (Nuhu Yut) telah ditetapkan melalui Kepres nomor 6 tahun 2017, sebagai Pulau-Pulau Kecil Terluar. Meskipun berada jauh dari perhatian Pemerintah Pusat (Pempus) sebagai warga masyarakat yang mendiami Pulau Kei Besar, dengan jiwa patriotisme ikut berbahagia dan turut serta memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-75 Tahun.

Hukubun menegaskan, selain kegiatan upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap tahun di kecamatan yang menjadi lokasi pulau terluar, di iringi lagu-lagu kebangsaan dan doa, sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan syukur, atas segala pengorbanan dan jerih payah para pahlawan yang penuh semangat, rela berkorban harta dan nyawa untuk kemerdekaan bangsa ini.

” Kini di usia 75 tahun kemerdekaan ini, adakah nilai-nilai kemerdekaan yang berpihak kepada masyarakat Kei Besar? Padahal kami adalah bagian dari NKRI. Bagi kami, NKRI adalah HARGA MATI. Semangat kesatuan dan persatuan berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Maka sudah seyogianya, ada perhatian dan keberpihakan pemerintah pusat kepada kami, dalam hal pemerataan pembangunan di segala bidang,” tegas Hukubun, dalam release yang diterima INTIM NEWS, di Langgur, Minggu (16/08/2020).

Ketua KNPI Kei Besar, yang akrab disapa Bung Thito Hukubun mengakui, secara bertahap kemajuan pembangunan di Pulau Kei Besar telah dirasakan lewat perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, dibawah kepemimpinan Bupati M. Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Petrus Beruatwarin.

” Namun semuanya itu, belum bisa menjawab apa yang menjadi harapan dan impian masyarakat Kei Besar, karena keterbatasan APBD yang dimiliki Pemda Malra,” katanya.

Sementara itu, lanjut Titho, masyarakat yang mendiami wilayah terluar, khususnya di pulau Kei Besar sangat membutuhkan sentuhan pembangunan. Terutama infrastruktur jalan dan jembatan, sehingga konektivitas antar Ohoi (Desa) ke kecamatan dan sebaliknya bisa terakses dengan baik dan lancar, sehingga membawa dampak ekonomi sosial bagi masyarakat setempat.

” Olehnya itu, KNPI secara representatif mewakili seluruh masyarakat pulau Kei Besar, lewat momen peringatan HUT Kemerdekaan RI. Kami meminta dan mengharapkan kepedulian dan perhatian serius dari pemerintah pusat untuk melihat dan merasakan, apa yang menjadi persoalan dan kebutuhan kami, setelah kurun waktu 75 Tahun ini,” pungkasnya. (IN-09)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com