Kesehatan

Wagub Minta Telusuri Kerabat 1 Warga Bekasi Diduga Terpapar Covid-19 di Ambon

IMG_20200318_004315

AMBON,MALUKU – Walaupun hasil uji spesimen satu warga Bekasi yang diduga terpapar virus Corona (Covid-19), belum keluar dan disampaikan kepada pemerintah provinsi Maluku, namun ada berbagai pihak yang meminta kepada pemerintah untuk juga memeriksa dan memantau kerabat warga Bekasi yang bersama-sama dengannya, mengikuti kegiatan di Ambon.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, Barnabas Orno kepada Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang selaku Ketua Gugus Tugas penyebaran virus Corona, agar memanggil Kepala Dinas Kesehatan Maluku, Meikal Pontoh dan Plt Direktur RSUD M dr. Haulussy, untuk memeriksa dan mengawasi keberadaan kerabat warga Bekasi ini, yang tinggal di salah satu hotel di pusat kota ini.

” Jadi Pak Sekda meminta saya untuk memberikan masukan dalam penanganan dan pencegahan virus Corona, lalu Saya sarankan buat Pak Sekda bahwa tidak mendahului kebijakan Pak Gubernur, Saya sarankan untuk memanggil Kadis Kesehatan dan Direktur RSUD. Tentunya dia tidak sendiri, pasti bersama dengan teman-teman di hotel, untuk deteksi mereka juga dan pegawai karyawan di hotel Pacific, sebab kalau betul terinfeksi berarti, tentu saja akan berdampak kepada teman-teman dan karyawan. Itu berarti bisa saja ada di sekitar kita tetapi kita tidak tahu,” kata Wagub, kepada awak media di kantor Gubernur, Selasa (17/03/2020).

Ia juga memberikan masukan, walaupun fasilitas kesehatan terbatas, namun pelayanan kepada pasien tetap harus maksimal.

Selain itu, Ia juga meminta agar pertemuan maupun kegiatan yang melibatkan banyak orang, sudah harus dikurangi. Bahkan, untuk pelayanan juga harus melalui berbagai tahapan, tidak bisa langsung, tetapi melalui sespri, kemudian melalui telepon.

” Untuk pelayanan pemerintahan, bisa melalui jarak jauh tapi efektif dan tidak mengurangi pelayanan publik. Seperti sekarang bukan 1 – 2 meter tetapi sudah harus 4 meter. Kita kan belum tahu karena ini sistim sel,”ucapnya.

Begitu juga di dunia pendidikan, khususnya jenjang SMA/SMK yang menjadi tanggungjawab pemprov, kata Mantan Bupati MBD ini, Dinas Pendidikan sudah harus menyiapkan konsep media pembelajaran jika nantinya sekolah diliburkan.

Wagub juga meminta Dinas Kesehatan agar terus berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk memantau terhadap perkembangan masyarakat.

” Untuk itu, bagaimana kita bisa menjaga yang sehat, justru itu yang harus dipikirkan. Yang betul sudah terdeteksi bisa diobati, tetapi bagaimana yang masih sehat ini kalau tidak dijaga bahaya,”pinta Wagub.

Dirinya menghimbau, kepada seluruh masyarakat Maluku untuk efektif menjaga diri sendiri, dengan menerapkan pola hidup sehat, serta selalu mengandalkan Tuhan lewat doa, untuk menjaga kita semua dari segala macam penyakit apapun.

“Jaga diri sendiri. Saya yakin Tuhan pasti akan menjaga. Sekarang ini, kita semua sudah harus masing-masing menjaga diri sendiri, begitu juga anak-anak kita,” imbaunya. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com