Hukum & Kriminal

Kajari Malteng Sebut Siap Hadapi Pra Peradilan Fence Cs

IMG-20200309-WA0060

Masohi, Maluku- Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tengah Juli Isnur, SH. MH mengatakan kalau pihaknya siap menghadapi pra peradilan yang di ajukan Fence dan kawan kawa ke Pengadilan Negeri (PN) Masohi, Selasa (10/3/2020) dalam kasus ilegal loging di Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah.

Pernyataan Juni Isnur ini di sampaikan dalam konferensi pers di Caffe Lain Hati Jln. Abdullah Soulissa Masohi pada Senin, (09/03) kemarin.

“Prinsipnya kami siap menghadapi pra perdilan yang di lakukan Fence-cs dan kuasa hukumnya di PN Masohi besok”, ucapnya.

Selain menghadapi pra peradilan tambah Kajari, kalau pihaknya juga siap mengungkapkan adanya dugaan kasus korupsi pada kasus ilegal loging yang menyeret Fence-Cs yang sudah di tetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kejaksaan Negeri Maluku Tengah beberapa hari lalu.

Menurut Kajari, kalau kuasa hukum Fence-Cs menyatakan penetapan kliennya itu sebagai tersangka oleh pihak Kajari merupakan langkah keliru dan prematur, sah sah saja.

“Tetapi yang jelas bahwa dalam kasus ilegal loging yang menyeret Fence-Cs sudah di miliki dua alat bukti yang cukup dan sudah di kantongi oleh Jaksa Penyidik Kejari Malteng sehingga mereka di tetapkan sebagai tersangka,” tamdasnya.

Dia (Juni Isnur) menerangkan kalau Kuasa Hukum mempersoalkan pasal 55 KUHP yang dikenakan ke Fence merupakan pasal yang seharusnya tidak bisa menjeratnya (Fence) sebagai tersangka, namun bagi pihak kejaksaan bahwa pasal 55 KUHP ini adalah pasal penyertaan yang dapat dikenakan pada Fence.

“Pasal 55 ini kan adalah pasal penyertaan sebut Isnur. Tidak mungkin kita menetapkan tersangka lebih dari satu kalau tidak menggandeng pasal 55 KUHP,” papar Kajari.

Dalam pra peradilan pihak kejaksaan negeri Masohi akan menurunkan 3 orang Jaksa untuk menghadapi Fence Cs dan kuasa hukumnya.  Ketiga Jaksa masing masing, Victor Mailoa,SH, Welem Mailoa,SH dan juga Siti Martono,SH.

Kejari Malteng mengaku tetap bersikap tegas dalam menghadapi kasus tersebut.

“Kami serius untuk melakukan pemberantasan terhadap kasus ilegal loging ini,” tandasnya.

Dikatakan, pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan menjadikan pemilik HPH ( Direktur PT Talisan Emas), pemodal maupun ASN dan seluruh pihak yang berkaitan dengan kasus itu sebagai tersangka. (IN-19)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com