Buru Selatan

Jalan Namrole Leksula Akan Diusulkan Masuk Status Jalan Nasional

IMG_20200305_124542

AMBON, MALUKU – Demi mencari solusi rampungnya jalan lintas Namrole-Leksula, Ketua Komisi III DPRD Maluku Anos Yermias mengakui, akan mengusulkan ke pemerintah daerah, jalan Namrole Leksula di Kabupaten Buru Selatan (Bursel), yang saat ini berstatus jalan provinsi, agar dipindahkan menjadi status jalan nasional.

” Untuk ruas jalan Namrole Leksula, komisi akan usulkan ke pemerintah daerah agar diusulkan dari status provinsi ke nasional. Ini perlu, agar ada perhatian lebih,” sebut Anos Kepada wartawan, di Ruang DPRD Maluku, Kamis (12/03/2020).

Anos menuturkan, pengusulan pengalihan status sangat penting, karena jalan tersebut selama ini belum dikerjakan seutuhnya. Sebutnya, hanya baru beberapa kilo. Warga setempat selalu mengeluh. Ketika pergantian musim panas ke hujan, warga khawatir saat melakukan perjalanan dari Leksula-Namrole maupun sebaliknya. Karena kondisi jalan kurang baik.

Sedangkan untuk transportasi laut, akuinya, sering menjadi ancaman ketika gelombang. Warga ada yang meninggal, ketika jualan ke Namrole akibat ombak. Ini menjadi perhatian, salah satunya dengan pengalihan status jalan, agar mendapat perhatian untuk diselesaikan.

IMG_20200315_222752

” Sesuai laporan masyarakat, sudah ada yang kecelakaan di laut, hingga meninggal dunia karena ombak. Itulah sebabnya, kami tidak ingin ke depan terjadi hal- hal seperti itu. Makanya, diusulkan untuk jalan darat harus pindah status ke nasional,” ujarnya.

Anggota Legislatif asal Partai Golkar ini beberkan lagi, selain jalan, jembatan penghubung beberapa desa di Kecamatan Leksula, juga menjadi perhatian dinas PUPR Provinsi untuk diperhatikan.

Tuturnya, sungai yang cukup besar, menjadi kendala oleh warga untuk melewatinya. Apalagi saat hujan, sungai meluap cukup kuat tidak bisa dilewati dengan menggunakan rakit. Warga ada yang sudah korban terbawa air ketika menyebrangi sungai. Olehnya itu, perlu adanya pembangunan jembatan.

“Sungai hanya satu saja. Tetapi besar, dan bentuknya agak berliku-liku sehingga menjadi kendala ketika dilewati. Ini akan kita usulkan saat rapat dengan dinas PUPR untuk dibangun jembatan, agar tidak ada korban ketika musim hujan,” sebutnya lagi. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com