Maluku

Rekomendasi Golkar Peluang ke Incumbent dan Kader, Tergantung Komunikasi

IMG_20200208_161622

AMBON,MALUKU – Proses penjaringan di Partai Golkar sudah memasuki seleksi etape akhir yakni, penyampaian visi dan misi bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah pada pilkada 2020.

Selanjutnya, akan dipilih 2 sampai 3 nama yang akan di kirim ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, guna diseleksi kembali sesuai ketetapan yang berlaku di partai lambang pohon beringin tersebut.

Sama halnya dengan Golkar Maluku. 4 kabupaten menjadi peserta pilkada tahun ini. Hamzah Sangadji selaku Koordinator Wilayah (Korwil) Maluku dan Maluku Utara pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mengungkapkan, rekomendasi partai Golkar berpeluang didapatkan oleh incumbent. Kendati demikian, tergantung komunikasi.

Hal ini dikatakannya, disela-sela Rapat Pleno Diperluas DPD Golkar Maluku, Sabtu (08/02/2020), di salah satu hotel di Kota Ambon.

” Mendapatkan rekomendasi, incumbent itu suatu peluang yang besar. Kalau dia incumbent ,kader, dia ketua partai, dia punya elektabilitas bagus, tidak ada pilihan. Kita lagi mencari-cari irisan-irisan, barang yang kita punya. Tetapi yang penting, seperti yang tadi Saya bilang, kalau kurang efek sedikit harus bangun komunikasi, komunikasi itu investasi. Kalau misalnya kurang komunikasi saya bisa ajarkan , tetapi kalau kurang komunikasi itu bisa jadi masalah. Ini soal fatsun. Supaya kita bangun konsolidasi politik ini, hatinya sama, pikiran sama, tidak ada kecurigaan,” tegasnya.

Hamzah menerangkan, mekanisme di Golkar itu transparan, terbuka dan demokratis. Kader Golkar atau tidak, semua diperlakukan sama. Karena Golkar punya kepentingan untuk menyeleksi bukan hanya kader Golkar, tetapi kader bangsa. Sepanjang dia memiliki elektabilitas dan popularitas yang baik, memiliki kompetensi , literasi dan karakter yang baik, sebagai kepala daerah, itu yang dipertimbangkan. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com