Hukum & Kriminal

Miris !! Duo Remaja Di Buru Ini Setubuhi Siswi SMA Dan Memvideokannya

images (8)

Namlea,Maluku– Miris, salah satu siswi SMA di Kabupaten Buru, berinisial NB, disetubuhi secara bergiliran oleh dua teman sekolahnya sendiri. Berdasarkan data yang diterima, sebelum digilir NB kabarnya dicekoki minuman keras hingga mabuk dan hilang kesadaran. Setelah mabuk itulah, korban disetubuhi teman sekolahnya, berinisial DF dan AW.

Peristiwa itu terjadi di salah satu rumah kos di kawasan Telaga Lontor, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, pada Jumat lalu (7/2/2020), sekitar pukul 17.00 Wit.

Ironisnya, aksi persetubuhan ABG itu dilakukan didepan dua remaja putri berinisial IL dan AA.
Bahkan adegan ranjang itu direkam oleh mereka menggunakan handphone dan sempat dibagikan.
Pasca dibagikan itulah, adengan ranjang tersebut ditonton banyak orang, hingga akhirnya video itu dihapus.
Mengetahui videonya diedarkan oleh rekan rekannya, NB melapor ke Polres Buru.

Untuk diketahui sebelum peristiwa itu terjadi, NB (korban) didatangi rekan rekannya (saksi dan pelaku) di rumahnya. Kemudian oleh teman temannya itu, korban diajak ke kos-kosan Telaga Lontor (TKP)

Setelah berada di TKP, salah satu rekannya (saksi) memberikan uang kepada teman lainnya untuk membeli miras jenis sopi. Dari situlah, peristiwa nahas itu menimpa korban NB.

Usai menggilir korban, pelaku pertama lalu memanggil rekan lainnya berinisial AA untuk menyetubuhi korban. DF dan AA kemudian bersama-sama menggarap korban dan meminta rekan-rekannya menonton adegan amoral itu.

Selama beradegan layaknya Film Porno, IL dan AA merekam adengan itu.
Untuk diketahui, pelaku AW dan 2 remaja putri IL dan AA masih satu sekolah dengan korban. Sedangkan pelaku DF yang pertama menggarap korban, pernah bersekolah di SMA yang sama, Namun yang bersangkutan dikeluarkan karena pernah melakukan pelanggaran berat.

Terkait peristiwa itu, Wakapolres Pulau Buru, Kompol Backhry Hehanussa yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan kejadian itu.
Diakui, kasus tersebut sedang ditangani dan pelaku sudah diamankan.

“Sudah ditangani. Ada tiga orang yang sudah kami tahan dan menetapkan mereka sebagai tersangka. Dua laki-laki, satu wanita yang berperan sebagai perekam. Video itu sempat beredar,” jelas Hehanussa via selulernya.

Ditambahkan, bahwa dua pelaku persetubuhan itu diancam dengan kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur pasal 81 ayat (3) jo pasal 81 ayat (1) UU RI No.17 tahun 2016, Penetapan Perpu No.1 tahun 2016 , Perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU sebagaimana telah dirubah dalam UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 tahun hingga 15 tahun penjara.

Sementara satu pelaku yang bertugas merekam dijerat pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) UU RI No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan atau pasal 45 ayat (1) jo PSL 27 ayat (1) UU RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No.11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 6 bulan sampai dengan 12 tahun penjara (UU Pornografi). (CR-01)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com