Ekonomi

Bupati : Di Ibu Kota Langgur Masih Ada Warga Tidur Beralaskan Tanah

IMG-20200103-WA0016

MALRA,MALUKU – Bupati Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun, didampingi Kabag Humas dan Protokoler Walken A. Raharusun, Kepala Dinas PUPR Anna Yunus dan staf teknis Dinas Perumahan Pemukiman Malra, melakukan kunjungan kerja ke kawasan pemukiman kumuh yang berada sekitar pantai (sabsiu), Ohoibun Langgur, Kamis (02/01/2020).

IMG-20200103-WA0017

Pantauan INTIM NEWS, Bupati M. Thaher Hanubun, diawal tahun baru 2020, menyambangi sejumlah warga di Ohoibun Langgur, di mana ditemukan sejumlah rumah milik warga yang sama sekali tidak layak untuk dihuni.

Bupati, saat masuk di salah satu gubuk kumuh milik Yohakim Resbal, sontak saja Ia terdiam dan kemudian meneteskan air mata. Pasalnya, gubuk berukuran 3×3 meter tersebut , di tempati 11 orang, diantaranya, Yohakim Resbal dan istrinya, Mariana Kunre, beserta 9 orang anak.

Rumah (gubuk) yang hanya menggunakan kayu buah dan berdindingkan lembar daun senk dengan lantai tanah , untuk berlindung disaat musim hujan ataupun panas. Selain itu, hanya terdapat satu tikar yang digunakan sebagai tempat untuk tidur dan tak ada tempat untuk Mandi Cuci Kakus (MCK).

IMG-20200103-WA0011

” Saya sungguh tidak bisa berkata apa-apa. Sudah sering Saya sampaikan, buka mata dan hati kita untuk melihat seperti ini, ternyata dalam Ibu Kota Langgur, seperti begini yang kita saksikan. Masih ada warga yang tidur beralaskan tanah,” ujar Bupati saat berada dalam gubuk tersebut.

Di kawasan tersebut, Bupati langsung meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Malra, untuk mendata dengan baik, setiap warga yang rumahnya tidak layak huni, sehingga nantinya akan dibantu oleh pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan kepada warga untuk bersabar, sehingga pada waktunya rumah mereka akan dibangun. Namun perlu adanya koordinasi dengan pemilik lahan, karena lokasi tanah tersebut merupakan milik misionari Katolik.

IMG-20200103-WA0013

” Bapak-Ibu mohon bersabar, pasti kita akan bangun rumah yang layak huni, namun sebelumnya saya harus berkoordinasi dengan pihak Misi, mudah-mudahan bisa dibantu untuk lahan ini,” pinta dan ajak Bupati.

Yohakim Resbal kepada media ini mengatakan, sejauh ini belum ada perhatian dan bantuan dari pihak manapun. Untuk itu, Resbal menyampaikan terima kasih serta sangat bersyukur atas kunjungan Bupati dan dinas teknis tersebut.

” Harapan Saya dengan kunjungan Pak Bupati dan melihat langsung ke gubuk-gubuk kami warga miskin, secepatnya bisa lebih diperhatikan, sehingga kami dapat hidup dengan layak,” pinta Resbal Ayah dengan 9 orang anak tersebut. (IN-09)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com