Maluku

121 CPNS Lingkup Maluku Ikut Pelatihan Dasar

IMG-20200113-WA0049

AMBON,MALUKU – Sebanyak 121 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengikuti Pelatihan Dasar Golongan III, Angkatan X Tahun 2020 yang terselenggara di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku.

Ke-121 CPNS tersebut masing-masing, sebanyak 118 orang dari lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), 2 orang dari Maluku Tenggara dan 1 orang dari Kabupaten Buru.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku, Hadi Sulaiman.

Kasrul Selang - Plt. Sekda Maluku

Kasrul Selang – Plt. Sekda Maluku

Gubernur Maluku dalam sambutan yang disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang mengatakan, kegiatan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III diselenggarakan, sebagai tindak lanjut dari pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN), yang memiliki tugas dan tanggungjawab untuk melayani masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara dan Kabupaten Buru.

Ungkapnya, harapan besar yang ingin dicapai dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN adalah, dalam kerangka pelaksanaan cita-cita bangsa dan mewujudkan tujuan negara, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

IMG-20200113-WA0047

“ Olehnya itu, perlu dibangun figur ASN yang memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme, serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran, sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap gubernur dalam sambutan tersebut, Senin (13/01/2020), disela-sela pelatihan dasar .

Menurutnya, pendidikan dan pelatihan aparatur pemerintah pada dasarnya, merupakan proses transformasi kualitas sumber daya manusia aparatur yang menyentuh empat dimensi utama yaitu : dimensi spiritual, intelektual, mental dan phisikal yang terarah pada perubahan mutu.

IMG-20200113-WA0048

Keempat dimensi tersebut, jelas gubernur, ditujukan pada terwujudnya sosok aparatur pemerintah yang memiliki jati diri sebagai Aparatur Sipil Negara, Abdi Negara dan Abdi Masyarakat yang memiliki integritas dan kemampuan profesional yang tinggi, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“ Hal penting yang perlu disadari oleh kita semua, Pelatihan Dasar CPNS Golongan III, janganlah dipandang hanya sebagai sebuah tahapan, guna merubah status CPNS menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tetapi lebih dari pada itu, semua ini mesti dimaknai sebagai proses pembentukan kompetensi dasar atau kompetensi awal masing-masing pribadi, agar semakin terampil dan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab, sebagai pelayan publik,” kata gubernur dalam sambutan tersebut.

IMG-20200113-WA0045

Mantan Komandan Korps Brimob Polri ini menjelaskan, pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara saat ini, tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Hal ini, ujarnya, terutama karena tuntutan reformasi birokrasi yang menghendaki tersedianya Standar Kompetensi ASN yang jelas, sehingga kinerjanya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

IMG-20200113-WA0050

“ Saya yakin, melalui metode dan strategi dalam proses belajar mengajar yang akan diterapkan oleh para Widyaiswara, Fasilitator maupun Instruktur selama penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan X ini, akan membentuk profil ASN yang profesional, yang mampu menunjukkan loyalitas dan etos kerja yang tinggi, dalam pelaksanaan tugas pelayanan publik,” tuturnya. (humasmaluku)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com