Ekonomi

Manager Network Service Telkomsel Ambon Sambangi Diskominfo Tanimbar

1576450990077

SAUMLAKI,MALUKU – Dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan jasa telekomunikasi selular di Kota Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, Manager Network Service Telkomsel Cabang Ambon, I Wayan Sudana, sambangi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan diterima langsung oleh Andri Kurniawan selaku Kepala Dinas.

Pertemuan tersebut, untuk membahas sekaligus menyampaikan beberapa hal, terkait pelayanan PT. Telkomsel Regional Maluku/Papua di Saumlaki yang kini telah menggunakan jaringan fiber optik (FO) Palapa Ring Timur.

“ Kami sudah cek di beberapa spot tadi malam dan ternyata masih perlu penambahan kapasitas, karena masyarakat walaupun sudah merasa nyaman, namun mereka masih ingin menambah kecepatannya lagi,” kata I Wayan Sudana di Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Rabu (11/12/2019).

Selain itu, Wayan mengaku, telah melakukan kunjungan ke pusat distribusi telkomsel (Telkomsel Distribution Center/TDC) . Ditemukan masih banyak komplain terhadap pelayanan Telkomsel walau sudah menggunakan FO. Untuk itu, pihaknya akan terus memperbaiki pelayanan dengan cara meningkatkan kapasitas di Kota Saumlaki dan sekitarnya, di Kecamatan Wermaktian dan Kota Larat.

“ Sekarang ini kami ada target yaitu 60 juta satu site, jadi minimum penduduknya 3.000 jiwa,” jelas Wayan.

Sementara itu, Andri Kurniawan ketika menyentil tentang pelayanan Telkomsel di kota Larat dan sekitarnya, Wayan mengatakan, pihaknya sementara mempersiapkan suvei yang akan dilakukan di Larat dalam waktu dekat.

“ Kami di sini sekalian survey juga. kalau Larat itu masuk periode tahun depan tetapi kami butuh dukungan juga,” ujarnya.

Menurut Wayan, jaringan Telkomsel di Larat saat ini masih menggunakan satelit dan untuk memperbaiki kualitas layanan, harus memakai radio link.

“ Kalau ada optic, lebih bagus untuk menghubungkan ketika dia menggunakan radio link. Berarti, kami harus pastikan repeaternya. Namun terdapat kendala yaitu aliran listrik PLN. Biasanya kita harus membuat titik repeater satu atau dua buah sampai ke sana, karena repeaternya itu membutuhkan aliran listtik PLN 24 jam beroperasi. Jadi kami survey dulu untuk memastikan terlebih dahulu, tetapi prioritas nomor satu itu Larat,” sebutnya.

Selain layanan Telkomsel di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Wayan juga menyampaikan proses bisnis pembelian bandwidth fiber optik, yang dilakukan antara PT. Telkomsel (Telekomunikasi Selular) sebagai anak perusahaan PT. Telkom dengan BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi), Kementerian Komunikasi dan Informatika, melalui PT. Mora Telematika Indonesia (Moratelindo), sebagai operator Palapa Ring Timur.

“ Palapa Ring Timur di handle oleh Morelatelindo. Moratelindo itu konsorsium dengan XL. Moratel ini tidak bisa langsung (jual bandwidth), dia harus lapor ke BAKTI,” tandasnya.

“Telkom menyewa ke BAKTI melalui Moratel. Telkomsel menyewa ke Telkom,” jelasnya. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com