Ekonomi

Eks Pihak Ketiga Pengelola Wisma Maluku Janjikan Desember Realisasi Piutang

the-molvcca2

AMBON,MALUKU – Di konfirmasi INTIM NEWS, Senin (09/12/2019), Ketua Komisi III Anos Yermias katakan, terkait piutang eks pihak ketiga pengelola Wisma Maluku yakni PT. Reshijaya Mulia Cipta, ber janji merealisasi piutang ke pihak pemerintah provinsi Maluku, akhir bulan Desember 2019 ini.

Pasalnya, saat ini Gubernur Maluku Murad Ismail, sudah memutuskan kontrak dengan PT. Reshijaya Mulia Cipta, lantaran saat mengelola Wisma Maluku, pemerintah provinsi alami kerugian yang ditaksir Rp 1,7 miliar. Dan hingga hari ini, belum ada itikad baik eks pengelola salah 1 aset pemerintah provinsi (pemprov) Maluku tersebut, untuk membayar sisa hutang yang mencapai Rp1,5 miliar. Oleh nya itu, Gubernur berencana akan mengambil langkah hukum melapor kan PT. Reshijaya Mulia Cipta, karena belum merealisasi hutang tersebut.

“Sewaktu rapat pembahasan KUA PPAS , kita sudah bicarakan soal itu. Soal piutang pihak ketiga, the Molvcca Hotel. Itu dijanjikan sampai akhir bulan ini. Jadi kita tunggu saja realisasinya. Sementara untuk pengoperasiannya lagi, masih menunggu direnovasi. Karena keberadaan hotel kita, meskipun bagus tetapi seperti nya sudah kalah bersaing dengan begitu banyak hotel baru yang ada di seputaran Kebon Kacang. Hotel kita fasilitasnya kurang baik,” akui Anos.

Oleh karena itu, sebutnya, keputusan Pak Gubernur untuk merenovasi hotel itu di tahun Anggaran 2020, wajib kita dukung. Sehingga ke depan, hotel itu bisa memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah.

” Memang biaya untuk renovasi cukup besar tetapi kami percaya, perencanaan yang sudah dilakukan pemerintah provinsi Maluku, dalam rangka merenovasi total gedung itu, itu pada waktunya akan lebih baik dari kemarin,” ujarnya.

Dirinya membeberkan, selama ini hotel itu kontribusinya Senin Kamis, karena pemasukan tidak sesuai dengan apa yang diperkirakan sebelumnya.

Anos Yermias - Ketua Komisi III DPRD Maluku

Anos Yermias – Ketua Komisi III DPRD Maluku

” Karena itu, kami tetap mendukung pemerintah provinsi Maluku untuk merenovasi gedung milik provinsi Maluku ini, di Jakarta,” tegas Anos.

Politisi Partai Golkar ini harapkan, ke depan seluruh kabupaten/kota menggunakan gedung itu, sebagai kantor perwakilan.

” Daripada mereka kontrak di tempat lain, mendingan kan ada disitu. Dengan begitu, memberikan kontribusi bagi daerah. Itulah sebabnya, diharapkan agar, tahun anggaran ini, tahun 2020, pemerintah provinsi sudah merenovasi hotel Maluku, demi dan untuk kepentingan kita,” pintanya.

Anos menambahkan, kami juga beberapa kali melakukan tugas dinas ke Jakarta akhir-akhir ini, menginap di hotel lain. Ternyata, menginap di tempat lain, berbeda dengan menginap Di hotel Maluku sendiri.

” Jadi diharapkan untuk secepatnya di renovasi dan kalau itu berjalan, maka tahun 2020, apakah dipertengahan atau di akhir tahun, sudah bisa digunakan kembali,” sebut dia mengulangi. (IN0-6)

IMG-20200319-WA0033

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com