Ekonomi

Bupati Malra Harap, Jembatan Penghubung Rumadian Dan Dian Darat Dibangun Permanen

IMG_20191202_171854

AMBON, MALUKU – Bupati Maluku Tenggara (Malra), Muhamad Thaher Hanubun berharap, agar jembatan yang menghubungkan Ohoi (Desa-red) Rumadian dan Dian Darat yang ambruk, bisa dibangun secara permanen.

Harapan Bupati ini, dikarenakan pemerintah provinsi Maluku melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) , hanya mengalokasi Rp500 juta untuk jembatan yang ada di wilayah kecamatan Manyeu.

” Jangan cuma 500 juta lalu sementara, karena jembatan ini menghubungkan antar desa. Kalau bisa permanen,” ujar Bupati kepada awak media, usai menerima DIPA dan TKDD secara simbolis dari Gubernur Maluku Murad Ismail, di Gedung Keuangan Negara, Senin (02/12/2019).

Jelasnya, untuk tahap awal berdasarkan koordinasi dengan Kepala Dinas PUPR Maluku, Ismail Usemahu, sudah menurunkan tim untuk meninjau lokasi ambruknya jembatan.

” Pak Mail sudah menyampaikan, stafnya sudah turun menangani,”ucapnya.

Dirinya mengakui, jembatan penghubung Ohoi Rumadian dan Dian Darat sudah berumur, dibangun pada tahun 1952.

” Jembatan ini pindah dari jembatan Watdek, jadi besi rangka itu dipindahkan kesana, lalu dicat saja untuk menutup besi yang sudah karat. Apalagi jembatan ini sudah lama (tua), sehingga gampang untuk ambruk,” tandasnya.

Untuk itu, dirinya kembali menegaskan kepada Pemda Maluku untuk dalam pelaksanaannya, jembatan ini dibangun secara permanen.

Akibat ambruknya jembatan ini, kata Bupati, aktifitas masyarakat begitu juga transportasi darat menjadi lumpuh.

” Jadi, semua masyarakat di pesisir barat melewati jembatan tersebut. saat ini masyarakat hanya bisa menggunakan ketinting, baik itu untuk berdagang, menjual ikan. Berarti anggarannya bertambah, harga ikan mungkin tambah mahal,” tandasnya. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com