Buru Selatan

Responi Tuntutan, Komisi III Dan Mitra Tinjau KMP Tanjung Kabat

IMG_20191112_132052

AMBON,MALUKU – Meresponi tuntutan, Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) di boyong oleh Komisi III yang diketuai oleh Anos Yermias, bersama pimpinan PT. Bipolo Gidin meninjau langsung kondisi Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tanjung Kabat, Selasa siang (12/11/2019) di lokasi doking , Talake, Ambon.

” KMP Tanjung Kabat sudah selesai doking. Namun, saat ini belum bisa melayari rute ke Buru Selatan, lantaran ada salah satu bagian mesin yang rusak parah. Sehingga, menghambat aktifitas transportasi . Bagian mesin yang rusak adalah us propeller atau baling-baling kapal. Kami pihak perusahaan daerah, sementara memesan benda tersebut. Semoga secepatnya bisa difungsikan, agar kapal ini bisa beroperasi mengangkut penumpang ke dan dari Buru Selatan, yang akan mudik pada Hari Raya Natal tahun 2019 ini,” ungkap Bram Lesnussa, Direktur Operasional pada PT. Bipolo Gidin, di sela-sela kunjungan di KMP. Tanjung Kabat.

Kendati demikian, Bram mengakui, Us Propeller yang sementara dipesan, tidak bisa langsung digunakan. Karena, harus melalui uji laboratorium di ITS dulu, baru bisa digunakan.

” Kami berharap, bisa secepatnya dipasang,” pungkasnya sembari berharap kepada AMPERA yang sama-sama tinjau kapal, agar mendesak pemerintah kabupaten maupun provinsi, dalam hal ini Dinas Perhubungan menambahkan armada laut dari dan ke Buru Selatan.

Sementara itu, Anos Yermias selaku Ketua Komisi yang mewakili Komisi III mengatakan, adik-adik AMPERA sudah lihat sendiri kondisi KMP. Tanjung Kabat. Sudah selesai doking dan belum bisa beroperasi karena ada bagian mesin yang rusak.

IMG-20191112-WA0026

” Sambil menunggu KMP. Tanjung Kabat beroperasi kembali. Kami Komisi akan mengusulkan penambahan rute baru kepada mitra komisi yakni Dinas Perhubungan Provinsi Maluku. Diantaranya, Sabuk Nusantara 72 yang biasanya mengangkut penumpang rute Ambon-Ambalau-Namrole pulang pergi, nantinya kami usulkan rute Ambon-Ambalau-Leksula-Waesama pulang pergi, sesuai permintaan adik-adik AMPERA,” sebut politisi Partai Golkar ini.

Dirinya juga menambahkan, dalam waktu dekat akhir bulan ini, KM. Sabuk Nusantara 76 masuk Ambon. Entah rute mana yang akan disinggahi kapal tersebut, teknisnya akan dibicarakan kemudian.

” Kami pun bersama Dinas teknis dan kementerian terkait akan mengusulkan penambahan subsidi bbm. Karena, saat ini masih dirasa belum mencukupi dengan jumlah armada laut yang ada. Apalagi, jika cuaca buruk, berdampak pula terhadap penggunaan bbm,” ujarnya.

Diketahui, AMPERA melakukan aksi demonstrasi di DPRD Maluku, dengan menyampaikan 5 poin tuntutan yang berkaitan dengan ketersediaan armada laut ke dan dari kabupaten Buru Selatan. Selain itu, AMPERA menyoroti tentang kinerja perusahaan daerah yakni Pimpinan PT. Bipolo Gidin, yang disinyalir tidak bekerja secara maksimal. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com