Maluku

Penghargaan Kihajar 2019, Jadi Motivasi Pendidikan Berbasis IT Di Malra

IMG-20191117-WA0019

MALRA,MALUKU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) , dibawah kepemimpinan Bupati M. Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Petrus Beruatwarin, dinilai berhasil meningkatkan pendayagunaan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) , melalui sejumlah layanan yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI).

Bupati Malra, M. Thaher Hanubun, menjadi salah satu dari 16 kepala daerah daerah (provinsi dan kabupaten/kota), yang meraih penghargaan Kihajar 2019. Penyerahan plakat Anugerah Kihajar , diterima langsung oleh Bupati, di Balai Kartini Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Setibanya di Langgur, Bupati bersama Kepala Dinas Pendidikan Malra, Clemens Welafubun, menggelar konferensi pers. Bupati menjelaskan, anugerah Kihajar itu diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat , bagi para kepala daerah yang dinilai berkomitmen dan berhasil menerapkan layanan pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), di sektor pendidikan dan kebudayaan.

 

IMG-20191117-WA0020

” Penghargaan Kihajar 2019, menjadi motivasi pendidikan berbasis IT Di Malra. Karena, ajang Anugerah Kihajar 2019 ini, Malra bertarung dengan 155 kepala daerah di Indonesia dan mereka punya fasilitas yang lengkap. Namun, kita mampu meraih predikat terbaik. Untuk itu, mari kita berikan tepuk tangan dan penghargaan untuk Kepala Dinas Pendidikan Malra,” ungkap Bupati, di hadapan ratusan guru yang menjemputnya di Bandara Langgur, Jum’at (15/11/2019).

Bupati menuturkan, 2019 merupakan tahun yang luar biasa bagi dunia pendidikan di Maluku Tenggara. Pertama, DAK untuk tahun 2020 yang ditentukan untuk daerah ini, sebesar Rp.64 miliar . Hal ini kita harapkan pendidikan di Malra, bisa mencapai 100 persen dalam menggunakan pembelajaran berbasis IT.

Bupati, pada kesempatan itu , mengharapkan seluruh insan pendidikan di Malra teristimewa para guru, dapat memberikan masukan dan saran agar bersama-sama bisa menjawab kebutuhan sarana akses internet di sekolah-sekolah, khususnya di Kei Besar dan sebagian di Kei Kecil.

” TIK sangat penting dalam dunia pendidikan saat ini. Untuk itu, Saya harapkan bapak dan ibu guru, kepala sekolah, agar terus bersinergi, mari bersama-sama kita galakan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Tugas pemerintah daerah melalui Kepala Dinas Pendidikan, kita upayakan sesegera mungkin peningkatan TIK ini, sehingga sekolah-sekolah di seluruh wilayah Kei Besar dan Kei Kecil yang belum tersentuh internet , agar segera bisa terlayani,” tandasnya sembari berharap.

IMG-20191117-WA0021

Sementara itu, Kadis Pendidikan Malra, Clemens Welafubun menjelaskan, penghargaan tersebut dinilai berdasarkan kebijakan program dan fasilitas yang disiapkan pemerintah daerah Proses untuk mendapatkan Anugerah Kihajar 2019, pertama diusulkan oleh masing-masing pemda, melalui input data oleh Kemendikbud RI. Kemudian, 155 kepala daerah diundang untuk mempresentasikan dan melakukan wawancara dengan dewan juri di Jakarta.

Dari proses tersebut , sebutnya, ada 21 Kepala Daerah yang masuk nominasi tahap kedua. Kemudian , dari 21 kepala daerah yang lolos dilakukan uji petik lagi dan hasilnya hanya 16 kepala daerah termasuk Malra dinyatakan layak untuk mendapatkan penghargaan tersebut.

” Khusus Malra, mendapatkan kategori pertama anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) 2019, sebagai daerah yang pemanfaatan teknologi pendidikan pada akses sekolah-sekolah terpencil dan terluar karena Bupati Malra, dinilai telah mampu melakukan UNBK dan melakukan pengiriman data secara online,”beber Clemens.

Clemens menambahkan, penghargaan yang diterima merupakan bagian penting, untuk memotivasi dinas pendidikan dan seluruh satuan pendidikan untuk ke depannya, melakukan proses pembelajaran berbasis IT.

” Paling tidak , dengan capaian Anugerah Kihajar  2019 ini maka, ke depan untuk tahun 2020, apa yang kita usulkan dalam pembiayaan, maka Maluku Tenggara bisa diperhatikan karena sudah tercatat dan dikenal di dunia pendidikan di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (IN-09)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com