Maluku

Kunker Ke Kebes, Bupati Serahkan Bantuan Dari Bank BRI Dan Pemkab Malra

IMG-20191117-WA0032

MALRA,MALUKU – Bupati Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), M. Thaher Hanubun, bersama Kepala PLN Cabang Tual-Malra serta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Malra, kembali melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Kei Besar (Kebes), Kabupaten Malra.

Pantauan INTIM NEWS, Bupati bersama rombongan menyambangi objek wisata Pulau Kelapa, yang rencananya akan dijadikan ikon wisata dari sekian destinasi wisata yang ada di Kecamatan Kebes, Sabtu (16/11/2019).

IMG-20191117-WA0034

Selanjutnya, Bupati bersama rombongan kembali melanjutkan perjalanan ke Ohoi Elat dan meninjau Balai Rumah Sakit Santo Yusup Katlarat di Ohoi Wulurat, guna menyerahkan satu unit mobil ambulance dan obat-obatan serta, peralatan medis bantuan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), juga beberapa bantuan dari pemerintah daerah setempat, kepada masyarakat di wilayah tersebut.

Selain itu, Bupati juga menyerahkan bantuan pendidikan senilai Rp100 juta dan bantuan bedah rumah bagi warga senilai Rp 40 juta, dari Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan, Dinas Perindag dan Dinas Perhubungan. Juga penyerahan bantuan bagi penerima manfaat berupa rumah layak huni, barang dagangan bagi kelompok usaha dan 2 kendaraan bus untuk dua ohoi (desa-red) di Kebes.

Bupati, usai menyerahkan bantuan tersebut mengatatakan, kalau dirinya bukan hanya duduk dan menerima laporan tentang kondisi di Kei Besar. Namun, dirinya turun langsung mengelilingi wilayah itu, baik dengan kendaraan laut dan darat . Sehingga Ia, mengetahui betul berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat, mulai dari listrik, air bersih, infrastruktur jalan dan jembatan, hingga akses pelayanan kesehatan dan pendidikan.

IMG-20191117-WA0031

” Kesulitan ini Saya rasakan sendiri, tanpa perlu laporan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lainnya, kita seharusnya membuka mata dan hati, untuk melihat apa yang dirasakan sebagian besar masyarakat di pulau Kei Besar,” ungkap Bupati.

Untuk itu , menurutnya, seluruh kebijakan yang diambil oleh Bupati dan Wakil Bupati , semata-mata untuk membantu mengurangi penderitaan masyarakat yang ada di wilayah Kei Besar dan berbagai kebijakan yang diambil, telah melalui pertimbangan dan kajian yang matang sehingga, tidak berdampak pada konsekuensi hukum termasuk membebani masyarakat, karena niat kami melayani dengan kasih, tanpa melihat perbedaan.

Bupati juga menyampaikan, Balai Kesehatan Santo Yusup Katlarat ketika dikunjungi pertama kali beberapa waktu lalu, menghadapi persoalan ketersediaan air dan listrik. Dirinya mengakui, para Suster yang menemuinya menuturkan, harapan dengan tetesan air mata dan berkat bantuan doa dan dukungan PDAM dan PLN, semua sudah teratasi.

IMG-20191117-WA0033

” Saat ini, air bersih sudah masuk ke Balai ini lewat instruksi kepada PDAM Elat. Begitu pula listrik dan saat ini, listrik baru menyala 24 jam pada hari Jumat dan Minggu, maka kita terus berupaya bersama PLN, agar dalam waktu dekat seluruh Kei Besar sudah bisa menikmati listrik. Kita harapkan bisa 24 jam menyala, sementara untuk bangunan balai, rehabilitasi dapat dilakukan pada bagian-bagian tertentu, namun tidak boleh mengubah struktur bangunannya, penambahan tenaga medis dan fasilitas pendukung lainnya, juga akan diupayakan,” ungkap Bupati.

Diakhir arahannya, Bupati atas nama pemerintah daerah dan pribadi, mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan jajaran Bank BRI, atas program BRI Peduli. Dirinya berharap, langkah BRI tersebut dapat diikuti oleh semua perbankan yang ada di Malra.

Tidak lupa, Bupati juga mengingatkan, bagi penerima manfaat atas bantuan yang diterima, baik dari program BRI Peduli maupun dari Pemda Malra ataupun bantuan-bantuan lainnya, agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan tidak disalah gunakan atau diperjualbelikan. (IN-09)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com